STAH Dharma Nusantara Jakarta

Pelaksanaan Ujian Negara Tertulis STAH Dharma Nusantara TA. 2009/2010

sdc112622

Tertib!Itulah satu kata yang dapat menggambarkan secara keseluruhan pelaksanaan Ujian Negara Tertulis kali ini. Ujian yang berlangsung selama tiga hari ini, yakni tanggal 28-30 Juli 2010, dibuka oleh Sekertaris Jurusan yakni bapak Made Wirawan, S.Ag.,M.Fil.H. Pak Made membukanya dengan Tri Sandhya terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan pembacaan ketentuan dan tata tertib Ujian yang diterbitkan oleh Dirjen Bimas Hindu, Kemenag RI.

Tampak para mahasiswa terus merefleksikan hasil-hasil ujian mereka terdahulu yakni Ujian Lokal, yang soalnya dinilai lebih sulit ketimbang Ujian Negara Tertulis kali ini. Corak soal kali ini sangat jauh berbeda dari Ujian Lokal, dimana materi soalnya banyak yang bersifat analisa. Disinilah mahasiswa diharapkan mampu menjawab soal dengan argumen yang sangat analitis dan dewasa. Soal yang ada benar-benar merepresentasikan pertanyaan-pertanyaan umat yang hingga kini masih sering didiskusikan.

Ada peristiwa menarik yang “kembali” terulang di Ujian Negara Tertulis kali ini. Dahulu, ketika Ujian Lokal berlangsung, mahasiswa dikejutkan dengan soal Mata Kuliah Weda yang setiap soalnya harus dijawab minimal 1,5 halaman. Mahasiswa terkejut karena redaksi seperti ini belum pernah mereka jumpai sebelumnya. Hingga akhirnya mereka menemui redaksi yang serupa pada Ujian Mata Kuliah Weda pada Ujian Negara Tertulis kali ini. Meski demikian, sebagian besar mahasiswa tidak mempermasalahkan hal tersebut karena soal Weda yang hadir pada Ujian Negara Tertulis kali ini tidak jauh berbeda dengan soal Weda di Ujian Lokal. Begitu juga dengan soal-soal Ujian Negara yang lain. Mulai dari Pancasila hingga Acara, kesemuanya tetap menghendaki agar mahasiswa berpikir secara analitis.

Pengawas pada ujian kali ini dihadiri oleh dua orang dari Panitia Pusat (Dirjen Bimas Hindu, Kemenag RI) dan dibantu dengan dua orang dari Panita Daerah (STAH DN Jakarta). Hadir pula seluruh komponen Jurusan dan Prodi yang ikut memantau jalannya Ujian Negara Tertulis kali ini. Tak terkecuali Ketua STAH Dharma Nusantara yakni Bapak Prof.Dr.Ir. I Made Kartika D., Dipl.-Ing., yang juga ikut memantau mahasiswanya menempuh Ujian Negara Tertulis. Beliau berharap agar setelah ujian kali ini, mahasiswa segera merampungkan skripsinya.

Ujian berakhir tepat pada Hari Jumat, pukul 11.30 WIB. Semoga hasil dari Ujian Negara kali benar-benar memuaskan. Semoga tak ada aral yang mengganjal setelah ini. Dan proses bimbinganpun bisa berjalan lancar hingga terus lanjut ke Ujian Skripsi. Svaha.