Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Nusantara Jakarta sukses menggelar kegiatan orasi bagi calon Ketua dan Wakil Ketua BEM masa bakti 2026/2027. Acara yang menjadi tonggak regenerasi kepemimpinan sekaligus penanda purnatugas pengurus periode sebelumnya ini diselenggarakan di Smart Classroom Kampus Jatiwaringin pada Rabu (20/5/2026). Berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, staf, pengurus demisioner, serta seluruh elemen mahasiswa.
Dalam forum akademik tersebut, dua pasangan calon (paslon) saling beradu gagasan memaparkan visi, misi, dan program kerja unggulan mereka. Paslon nomor urut satu, Putu Maya Kurniawati dan Liana Tirta Sari, bersaing secara sehat dengan paslon nomor urut dua, Made Reni Jayanti dan Risky Pramirtha. Suasana orasi berjalan sangat dinamis dan interaktif, dibuktikan dengan tingginya antusiasme audiens saat sesi tanya jawab serta diskusi terbuka. Selain sebagai ajang kampanye, kegiatan ini difasilitasi guna mengasah kemampuan public speaking para kandidat di hadapan publik.
Ketua BEM periode 2025/2026 dalam sambutannya menekankan bahwa orasi ini bukan sekadar adu program, melainkan momentum krusial untuk menguji kesiapan kandidat dalam mendengarkan aspirasi dan memikul tanggung jawab organisasi. Pelaksanaan kegiatan ini juga terasa istimewa karena bertepatan langsung dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Momentum bersejarah tersebut turut menjadi sorotan Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta, Dr. Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari, yang hadir langsung dan menegaskan bahwa semangat perubahan harus dipelopori oleh generasi muda. “Hari ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, artinya waktunya anak muda untuk bangkit!” tegasnya.
Usai pemaparan visi dan misi, proses pemilihan akan segera dilanjutkan ke tahap pemungutan suara sesuai dengan regulasi dan mekanisme demokrasi kemahasiswaan yang berlaku di kampus. Gagasan yang telah disampaikan oleh masing-masing kandidat diharapkan mampu menjadi preferensi serta bahan pertimbangan yang matang bagi mahasiswa dalam menentukan arah kepemimpinan BEM satu tahun ke depan. Sebagai wujud keharmonisan, rangkaian acara orasi ini ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama seluruh paslon, panitia, jajaran dosen, serta para mahasiswa guna menjaga komitmen demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.