Pelayanan Sebagai Wujud Implementasi Tri  Hita Karana

Pengabdian Masyarakat pada Piodalam  Pura Mustika Dharma Cijantung-Jakarta Timur

Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta pada Minggu, 5 Juni 2022 kembali melaksanakan kegiatan Ngayah dalam rangka piodalan yang dilaksanakan di Pura Mustika Dharma Cijantung-Jakarta Timur (05/06).

Rutinitas yang dilakukan terkait dengan piodalan suatu pura dapat dilaksanakan pada setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Keberadaan pura Mustika Dharma Cijantung yang ada  di komplek kesatrian Kopassus dalam hal ini dilaksanakan setap 6 bulan bertepatan dengan hari raya Galungan yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juni 2022. Pura Mustika Dharma di kelola oleh SDHD Tempek Cijantung yang terdiri dari warga sipil, PNS, TNI, Polri, dan Karyawan, dalam pelaksanaan kegiatan social keagamaannya terlibat langsung seluruh warga Tempek untuk melaksankan ngayah, arisan, bhakti social, kegiatan organisasi keagamaan dan kegiatan penunjang lainnya. 

 

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DN Jakarta) ini di pimpin langsung oleh Ketua STAH DN Jakarta I Made Sutresna, S.Ag., MA. Pelaksanaan ngayah ini dijadikan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat karena wujud implementasi dari pembelajaran dan penelitian yang langsung diterapkan di lapangan sesuai dengan desa, kala dan patra. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Minggu, 5 Juni 2022 dihadiri pula Waka II Dra. Anak Agung Oka  Puspa, M.Fil.H, Kabag.Auak Ni Ketut Rusmini Susilawati, S.Pd,H., M.Si, ketua LP3M Drs. I Wayan Budha, M.Pd, Pembimbing KKN I Wayan Kantun Mandara, S.Ag., M.Fil.H, Kaprodi  Pendidikan Agama Hindu I Made Awanita, S.Ag., M.Pd, Kaprodi Ilmu Komunikasi Hindu Dr. Untung Suhardi, S.Pd.H., M.Fil.H, para dosen yang turut hadir, dan sejumlah tenaga kependidikan serta mahasiswa. 

Kehadiran Ngayah Ketua STAH DN Jakarta didampingi dosen dan mahasiswa.

Kegiatan awal pada pagi hari jam 08.00 dengan persiapan memasang asagan dan umbul-umbul yang disusun dengan rapi. Pemasangan ini melibatkan seluruh warga tempek dan pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang dilanjutkan dengan pembuatan kelengkapan sarana upakara.

 

Persiapan pemasangan umbul-umbul dan pembuatan sarana upakara
Dra. Anak Agung Oka  Puspa, M.Fil.H

Pembuatan sarana upakara ini melibatkan seluruh ibu-ibu yang ada di SDHD tempek Cijantung serta WHDI yang ada di wilayah Jakarta Timur yang turut membantu pelaksanaan persiapan pembuatan sarana upakara ini. Selain itu, ada juga tim pelaksana pengabdian dari rumpun ilmu acara agama Hindu yang terlibat langsung dosennya yaitu Dra. Anak Agung Oka  Puspa, M.Fil.H yang dibantu oleh dosen dan mahasiswa yang lain  dalam proses pembuatan sarana upakara. 

Keterlibatan langsung dosen dan mahasiswa dalam pembuatan sarana upakara.

 

Tim pelaksana pengabdian masyarakat yang dalam hal ini bersinergi dengan tim KKN yang turut bersinergi dalam rangka penggalangan dana juga di semangati oleh hadirnya mantan Ketua STAH DN Jakarta yang bernama Kol. TNI (Purn). I Ketut Bantas S,Ag., M.Fil.H. Hadirnya beliau juga memberikan motivasi yang sangat luar biasa dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat  yang sekaligus memberikan dorongan kepada calon mahasiswa baru TA 2022/2023 yang berasal dari Bekasi, Cibubur, Cibinong, dan wilayah DKI Jakarta untuk bergabung di STAH DN Jakarta.

Kehadiran Mantan Ketua STAH DN Jakarta

Pada kesempatan ini seluruh tim pelaksana pengabdian masyarakat dan umat berbaur dalam suasana pelayanan  yag sebenarnya wujud implementasi nilai Tri Hita Karana  yang ada dalam kehidupan. Pada kesempatan yang lain Ketut  Mangku selalu ketua panitia Piodalan ke-89 juga ada informasi bahwa rangkaian pelaksanaan pada Minggu malam (05/06/22) dilaksanakan Puja Suci yang melibatkan seluruh Pinandita yang ada di Jabodetabek dengan protocol kesehatan. Pada akhir pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan persembahyangan bersama untuk seluruh umat yang hadir dan diakhiri dengan makan siang bersama.

Persembahyangan Bersama

 

Penulis: Untung Suhardi.