STAHDNJ.AC.ID

Vidyaya, Vijnanam, Vidvan
Subscribe

Dies Natalis XX dan Wisuda XII Sarjana Strata 1 STAH Dharma Nusantara Jakarta

September 28, 2014 By: admin Category: Berita/News

by Ulianta

Jakarta, 27 September 2014.Usai Upacara Sakral Samawartana dan Upanayana, Keesokan harinya Tanggal 27 September 2014 dilangsungkan Dies Natalis XX dan Wisuda XII STAH Dharma Nusantara Jakarta dengan semangat dan keihklasan, seluruh civitas akademika yang terlibat dalam acara Dies Natalis tersebut menumbuhkan jiwa dan semangat baru. Terlebih pelaksanaan Wisuda Kali ini sangat menumental karena tanggalnya bertepatan dengan hari lahirnya STAH DN Jakarta.

yuda2

Foto Bersama Wisudawan/Wati

Acara Dies Natalis dan Wisuda kali ini berlangsung di Gedung Astagina, Wisma Bhayangkari Jl. Sanjaya I/1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelum acara resmi dimulai, tabuh geguntangan yang dibawakan oleh sekehe geguntangan STAH DN Jakarta dikumandangkan mengiringi langkah kaki para undangan, wisudawan dan para orang tua menuju tempat acara.

Kegiatan panitia menjelang acara dimulai penuh dengan dinamika persiapan berangsur-angsur tenang sesaat menjelang dimulainya acara inti. Nampak Langkah-langkah cepat dan sigap untuk berusaha agar acara bisa dimulai sesuai dengan rencana. Tepat Pkl. 9.03 Acara dimulai serentak kesibukan tersebut terhenti setelah semua dinyatakan siap dan acara  dinyatakan bisa dimulai.

yuda3

Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, MS., Dirjen Agama Hindu

Diawali dengan gemulai tarian penyambutan tamu undangan yang dibawakan oleh mahasiswi STAH Dharma Nusantara, menunjukkan kompetensinya bahwa tidak saja dalam bidang akademik dan keagamaan tapi juga terampil menari, mengolah gerak tubuh menjadi sesuatu yang indah dan seni serta dapat membuat suasana menjadi segar ceria dan mampu membawa vibrasi kebahagiaan seperti apa yang tengah dirasakan oleh para wisudawan-wisudawati serta keluarga sebagai hasil dari perjuangannya dibangku kuliah selama kurang lebih 4 tahun lamanya. Dengan segala suka dan duka, yang dialami dalam rangka menempuh proses belajar atau proses tranformasi yang terjadi dan direncanakan dengan sungguh-sungguh di Lembaga milik umat Hindu STAH Dharma Nusantara Jakarta dengan langkah yang penuh perjuangan ditengah – tengah derasnya pengaruh hiruk-pikuk Ibukota.

Suara Sunggu yang ditiup oleh Sampurno Sejati mahasiswa semester VII, dengan panjang dan menggema sebanyak tiga kali sebagai pertanda prosesi sidang terbuka Senat STAH DN Jakarta dimulai, petugas pembawa bendera dan perlengkapan prosesi dengan gerak langkah tegap menuntun barisan Senat menuju panggung kehormatan dengan diiringi lagu khas sebagai lagu perjuangan kebebasan akademik, dengan judul Gaudemus Igitur. (”Karenanya marilah kita bergembira”) adalah lagu berbahasa Latin yang merupakan lagu komersium akademik dan sering dinyanyikan di berbagai negara Eropa. Di negara-negara Barat, lagu ini dinyanyikan sebagai anthem dalam upacara kelulusan. Melodi lagu ini terinspirasi oleh lagu abad pertengahan, bishop of Bologna ciptaan Strada. Liriknya sendiri mencerminkan semangat para pelajar yang tetap semangat meskipun dengan pengetahuan bahwa pada suatu hari nanti kita semua akan mati, seperti terangkum dalam bait pertama pada baris ke-4 dan yang lebih diperjelas lagi pada isi bait ketiga, yang mengandung arti kesadaran akan dekatnya kematian dengan kehidupan manusia di bumi ini. Suasana bertambah khidmat dengan suara paduan suara yang berkumandang dan yang mendapat apresiasi dari bapak Dirjen Agama Hindu Kementerian Agama RI. Itulah buah atas kegigihan latihan para personilnya yang diasuh pelatihnya dengan penuh semangat.

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan di awal sebagai penghormatan anak bangsa kepada bangsa dan negaranya. Selanjutnya pembacaan Weda Vakya oleh duet mahasiswa dan mahasiswi STAH DN Jakarta

Laporan Ketua Panitia penyelenggara Oleh I Wayan Kantun, M.Fil.H. Dalam kesempatan ini dilaporkan beberapa hal terkait dengan dasar penyelenggaraan dan keseluruhan rangkaian acara termasuk penyelenggaraan wiku saksi, guru daksina yang menghadirkan para pandita saat upacara Upanayana dan Samawartana sehari menjelang pelaksanan Wisuda. Wisudawan dan wisudawati yang dilantik sebanyak 31 orang. Dilaporkan pula yang mengikuti Upanayana yaitu 20 orang mahasiswa S1 yang bertempat di Pura Aditya Jaya Rawamangun Jakarta Timur.

Ketua Panitia I Wayan Kantun, S.Ag., M.Fil.H

Ketua Panitia I Wayan Kantun, S.Ag., M.Fil.H

Usai laporan ketua panitia, himne STAH DN Jakarta, dikumandangkan kembali oleh Group paduan suara dengan iringan melodi dan nampak Dirigen dengan gerak yang tangkas, sigap dan tegas memimpin peserta paduan suara.

Orasi Ilmiah yang dibawakan oleh Ngakan Putu Putra, mengetengahkan JudulMembangun Daya Kritis Umat Hindu Melalui Media” Dalam orasi ilmiahnya pemimpin redaksi Media Hindu ini mengungkapkan bahwa Agama Hindu menyebar luas ke berbagai belahan dunia karena daya tarik filsafat dan praktik spiritualnya (sadhana). Dizaman modern ini agama Hindu mau tidak mau bahkan harus menggunakan media massa untuk menyampaikan pesan nya yang bermanfaat bagi hidup bersama secara damai dan untuk membangun etika global dalam penyelamatan lingkungan. Media massa cetak dan elektronik merupakan saran yang sangat ampuh untuk siar agama. Siar agama dapat berupa bentuk berita, opini, features, diskusi, sinetron,kotbah dan lainnya yang semuanya itu mampu menembus ruang-ruang keluarga bahkan kamar tidur orang-orang Hindu. Lebih lanjut bahwa tanda adanya pemikiran kritis di dalam suatu agama adalah bilamana pertanyaan tentang hal-hal fundamental, misalnya tentang makna dari teks-teks suci, tentang hakikat Tuhan, tentang tindakan Tuhan, tentang manusia, diijinkan. Di dalam agama Hindu pertanyaan-pertanyaan semacam itu diijinkan.

Bhagawad Gita sepenuhnya menggunakan dialog kritis sebagai metode dalam menyampaikan ajarannya. Arjuna terus mengajukan pertanyaan akan keraguannya atas berbagai hal. Dan Krishna menjawabnya dengan sabar. Barulah pada percakapan XI. Arjuna percaya akan jawaban Krishna, setelah Krishna menunjukkan siapa dirinya, bahwa ia adalah Awatara Tuhan.

Lebih Jauh Ngakan Putra menambahkan didalam Upanisad ajaran-ajaran fundamental dari agama Hindu (tattwa) disampaikan dalam bentuk dialog kritis antara guru dengan sisyannya, antara manusia dengan Inkarnasi Tuhan (Awatara). Perintah utama didalam agama Hindu bukanlah “Sembahlah Aku saja!” Percayalah hanya padaku, kalau tidak kamu akan masuk neraka”. Tetapi “Ketahuilah itu, karena Itu karena Itu adalah Brahman”. Dan “Siapa yang mengetahui Brahman menjadi Brahman”. Ketika Brahman itu dasar dari semua sebab dan akibat, diketahui, hasil dari tindakan tidak akan mengikatmu”. Mereka yang menyampaikan Brahman dengan bergerak maju melalui jalan ini, tidak kembali ke dalam lingkaran kelahiran dan kematian.” Seseorang yang mengetahui kebahagiaan abadi (hakekat sesungguhnya dari) Brahman, tidak lagi memiliki ketakutan terhadap apapun.

senat1

Sidang Terbuka Senat STAH DN Jakarta

Veda mengajarkan metafisika tentang realitas tunggal yang meliputi atau meresapi segalanya (monisme atau panteisme) dan dari pada lahirnya mahawakya “Tat twam Asi” yang pada gilirannya melahirkan etika sosial tentang persaudaraan universal.

Veda mengajarkan kebijaksanaan, keutamaan tentang persahabatan, persaudaraan universal yang bermanfaat mencegah sektarianisme, radikalisme, kekerasan dan terorisme berdasarkan agama dan dengan demikian mendorong terbangunnya kehidupan bersama yang harmonis.

Veda mengajarkan etika tentang penghormatan terhadap manusia berdasarkan kesamaan jati dirinya, tentang etika kewajiban yang mengharuskan manusia mengambil tanggung jawab terhadap dirinya yang mendukung pembangunan karakter manusia unggul secara intelektual, moral dan prestasi.

Veda memiliki pengetahuan dan praktek rohani seperti yoga yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan ketenangan batin. Veda mememiliki ilmu pengetahuan antara lain matematika, kosmologi, astronomi, kedokteran dan lainnya yang memperkaya dan mendahului dan mendorong sain modern.

Media sangat diperlukan untuk menyebarluaskan ini semua kepada masyarakat. Media massa adalah sarana untuk menyampaikan informasi tentang ajaran Hindu yang konstruktif bagi kemajuan dan kesejahteraan manusia.

Disamping itu melalui media kita juga dapat memberikan klarifikasi atau koreksi atas berbagai opini negatif yang diproyeksikan terhadap agama Hindu baik secara disengaja maupun tidak.

Dalam era informasi ini masyarakat Hindu betul-betul memerlukan banyak Baudika, sebagai kesatria intelektual yang berjuang membela Hindu dengan pena, lewat tulisan di media massa, majalah dan buku. Sumber dari Kesatria Intelektual adalah Perguruan Tinggi Hindu. Perguruan Tinggi Hindu harus memiliki, media internal untuk ajang latihan bagi mahasiswa dan dosen untuk melahirkan tulisan-tulisan yang membangun daya kritis.

Perguruan Tinggi Hindu dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk membuat sarana media online, seperti website yang dikelola secara profesional dan berani menerbitkan tulisan tulisan yang memiliki daya kritis. Mengakhiri orasi ilmiah ini disimpulkan kembali bahwa dengan memiliki daya kritis masyararakat Hindu terutama para sarjana Hindu, akan mampu membangun citra positif bagi Hindu Dharma dan memberikan sumbangan konstruktif dalam dialog agama pada khususnya dan dialog peradaban pada umumnya. Mereka yang mampu menggunakan daya kritis, akan lebih didengar atau diperhatikan oleh mitra dialognya, seperti prajurit pemberani di medan tempur, kalah atau menang, hidup atau mati, akan dipandang dengan hormat oleh kawan maupun lawan.

Usai Orasi ilmiah acara yang ditunggu-tunggu yaitu Pelantikan Wisudawan-wisudawati. Perlahan-lahan dengan langkah pasti satu persatu wisudawan menuju podium untuk dilantik oleh Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta Prof. Dr. Ir. I Made Kartika Dhiputra, Dipl.-Ing. Pada saat yang sama seluruh wisudawan menerima Ijazah dan Akta 4 (Empat). Suasana haru bercampur bahagia tercermin nampak pada wajah para wisudawan, bahwa inilah saatnya kebahagiaan hasil perjuangan selama ini di bangku kuliah. Gemblengan, tantangan, tugas, masalah semua dapat teratasi dengan kegigihan dan ketekunan tanpa mengenal putus asa.

Janji Wisudawan dibacakan oleh dua perwakilan mahasiswa dan mahasiswi yaitu yang diikuti secara serentak oleh seluruh wisudawan dan wisudawati,

Dilanjutkan kemudian Kesan dan Pesan Wisudawan yang dibawakan oleh Lulusan terbaik dengan IPK 3, 95 yaitu Eka Sulastri kelahiran Blitar Jawa Timur. Secara dalam kesan yang dikemukakan adalah bahwa mahasiswa merasa sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar STAH DN Jakarta karena telah mampu memberikan banyak pengalaman berharga yang berguna bagi pengembangan diri, dan mampu menggiring menjadi individu yang cerdas secara intelektual, spiritual dan emosional.

Lulusan Terbaik Wisuda 2014 STAH DN Jakarta

Eka Sulastri, Lulusan Terbaik Wisuda 2014 STAH DN Jakarta

Mampu pula menunjukkan eksistensi dalam berkarya terbukti dari beberapa prestasi yang telah ditorehkan dalam mengikuti ajang dan peristiwa yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas SDM Hindu baik tingkat lokal dan nasional sebagai wujud kesungguhan dalam upaya turut serta dalam meningkatkan kualitas diri dan masyarakat. Harapan juga terlontar dengan suatu maksud membangun kampus tercinta untuk lebih baik lagi meningkatkan management komunikasi baik antar dosen, staf, dosen dengan mahasiswa maupun dengan orang tua, karena salah satu unsur yang dapat memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas lembaga adalah terjalinnya komunikasi yang efektif.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Kendi Ilmu Pengetahuan sebagai lambang mengalirnya terus menerus Ilmu pengetahuan tanpa henti dari generasi ke generasi, agar tak henti-hentinya kita belajar dan selalu berkesinambungan. Kendi ini diserahkan kepada mahasiwa baru oleh perwakilan wisudawan.

Lagu Bagimu Negeri mengingatkan bahwa kita harus berbuat untuk negeri sesuai swadarma masing-masing.

Sambutan-sambutan yang diawali dengan sambutan dari Ketua STAH DN Jakarta. Dalam sambutannya Ketua STAH DN Jakarta mengungkapkan bahwa STAH Dharma Nusantara Jakarta, adalah milik umat Hindu yang memiliki tujuan untuk mengembangkan mahasiswa menjadi sarjana yang Sujana. Jadi Jangan dilihat siapa yang memimpin tetapi lihatlah Stah sebagai institusi milik umat dengan tujuan mulia sehingga perlu didukung oleh seluruh umat Hindu sehingga keberadaannya dapat benar-benar berfungsi guna melahirkan insan-insan yang benar-benar memiliki kompetensi baik secara spiritual maupun intelektual yang memadai sehingga berguna bagi agama, keluarga, bangsa dan negaranya. Memiliki kualitas spiritual dan berbudi pekerti yang baik, lahir Hindu dan matipun tetap Hindu. Dalam kesempatan yang sama ketua STAH juga mengungkapkan bahwa saat ini telah sedang dalam proses Re-Akreditasi Ban PT setelah mengajukan /menyampaikan dokumen serta lampiran-lampiran yang dipersyaratkan dengan dokumen terkait dengan portfolio, Borang dan Evaluasi Diri dan juga telah divisitasi oleh tim Assesor yang terdiri dari Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd dan Dr. Ni Putu Listiawati, SE-Ak., MM pada tanggal 19September 2014. Sampai larut malam , dalam kiat, usaha dan upaya sehingga dapat terbentuk “Branch Image yang baik” bagi STAH Dharma Nusantara Jakarta sebagai satu-satunya Lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu yang berwibawa dan kompetens di Jakarta. Dalam kesempatan ini pula Selaku Ketua dan Mewakili Pimpiman STAH DN Jakarta mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Team Assesor maupun semua pihak terkait : Sivitas Akademika, Pihak Yayasan Dharma Nusantara, Yayasan Mandira Widayaka, Pengurus dan Pengempon Pura Adiya Jaya Rawamangun Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat maupun DKI, Suka-Duka Hindu Dharma Se-Jabodetabek khususnya banjar Jakarta Timur, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, beserta jajarannya terkait dalam pembinaan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu, serta para Stake Holder lainya yang terpanggil “ Jengah, Lascarya dan Legowo untuk ikut berperan dan ambil bagian dalam rangka meningkatkan kualitas “Sumber Daya Manusia Hindu Nusantara yang cerdas dan religius” melalui proses pendidikan berkelanjutan, dengan segala bantuan baik moril , materiil maupun kerjasama dan doa restunya, semoga STAH Dharma Nusantara Jakarta dapat mempertahankan statusnya “B” Akreditasi BAN PT yang selama ini telah dicapai, guna pemantapan pengabdian Tri Dharma selanjutnya. Selain itu juga diungkapkan STAH juga telah berupaya pada penguatan sarana prasarana dan sampai kini masih berproses dan berharap kepada generasi muda tetap semangat dan meneruskan agar bersiap diri untuk tetap berjuang akan keberadaan lembaga Perguruan Tinggi Hindu yang satu-satuya di Ibukota ini sehingga mampu berdiri kokoh baik dari penguatan sisi sarana prasarana terutama Bangunan Gedung maupun Sistem dan Management untuk menunjang terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi .

Diakhir sambutannya Ketua STAH mengucapkan Selamat dan Sukses kepada para Wisudawan/Wisudawati beserta keluarga yang berbahagia atas keberhasilan mereka menyandang gelar S.Pd.H., maka mulai saat ini teruskanlah cita-cita Saudara semua sebagai Duta Agama Hindu dalam mencerahkan dan meningkatkan Sradha – Bhakti umat Hindu melalui Dharma Sadhana di Bumi Nusantara berpedoman “NIAT BAIK”, dan jangan pernah melupakan Almamater Saudara.

Terimakasih juga disampaikan terima kasih kepada Para Pandita/Sulinggih yang berkenan sebagai Manggala Upacara maupun Wiku Saksi dalam acara Upanayanam dan Samawartanam; kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Bapak Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna MS yang dengan penuh ketulusan telah memberi dukungan moril maupun materiil dalam memajukan STAH Dharma Nusantara Jakarta; begitu juga kepada segenap Pengurus Yayasan Dharma Nusantara, para Guru Besar, Dosen dan Staf Akademik / non Akademik serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas kerja keras dan tim work-nya yang baik sehingga Upacara Dies Natalis ke XX dan Wisuda ke XII, dapat berlangsung sehidmat dan semeriah ini,Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa Asung krtha war?nugraha dalam membimbing kita semua.

Ketua Umum Yayasan Dharma Nusantara dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh IB Jayapati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kesuksesan lembaga STAH DN untuk ikut dalam upaya pencerdasan umat dan telah mampu melaksanakan wisuda kali ini yang berarti tahap-tahap proses pendidikan sebagaimana yang diisyaratkan oleh peraturan dan perundangan yang berlaku secara formal telah dijalankan oleh STAH hingga akhirnya seluruh mahasiswa pada jenjang tersebut dapat sampai pada tahap akhir dari proses yang diisyaratkan.

Dalam sambutannya ketua Yayasan juga mengajak dan mengingatkan bahwa kewajiban bagi seluruh umat untuk ikut serta berpartisipasi dan peduli terhadap upaya pembinaan anak-anak dalam menyiapkan mereka menjadi generasi penerus masa depan Hindu.

Diakhir sambutanya disampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan dalam menjalani seluruh proses yang panjang seraya berpesan bahwa teruslah belajar dan menerapkan ilmu yang diperoleh karena sesungguhnya universitas yang sebenarnya adalah dimasyarakat dalam hidup kita.

Sambutan Dirjen diawali dengan pujian secara tulus diberikan kepada team paduan suara yang telah menunjukan kesungguhan dan prestasinya dalam acara ini sehingga menghasilkan karya maksimal walaupun itu bukanlah bidangnya. Beliau menggaris bawahi, kalau kita rajin latihan dan semangat untuk itu walaupun bukan bidangnya pasti bisa juga berbuat maksimal bahkan berprestasi.

Beliau juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada STAH Dharma Nusantara atas segala prestasi yang telah dicapai selama ini. Sebagai wakil pemerintah tentu sangat mendukung dan akan berusaha memperhatikan dan sejauh mungkin memfasilitasi, setiap gagasan dan upaya positif dalam bidang pendidikan.

Kepada para Wisudawan dan Wisudawati yang telah berprestasi dan berhasil mendapatkan predikat Mahasiswa Terbaik dan Cum laude beliau menyarakan untuk mengirimkan aplikasi permohonan beasiswa kepada Dirjen Agama Hindu Kementerian Agama RI karena anggaran untuk itu ada dan harus diinformasikan, sehingga dapat dimanfaatkan oleh yang benar-benar memiliki prestasi untuk melanjutkan ke jenjang S2.

Diakhir sambutannya Dirjen mengucapkan selamat kepada Wisudawan dan Wisudawati semoga dengan meraik gelar Sarjana Pendidikan Agama Hindu (S.Pd.H) ini dapat berkecimpung dalam dunia pendidikan, serta dapat mengabdikan diri dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama.

Setelah dipanjatkan mantram doa penutup oleh Jero Mangku Nyoman Sutisna, salah seorang pinandita di Jakarta, prosesi penutupan Sidang Terbuka Senat STAH Dharma Nusantara Jakarta ditutup kembali oleh Ketua Senat dengan Mengetuk Palu sidang sebanyak 3 kali, iring-iringan bendera, bedel dan Para Senat dan Guru Besar meninggalkan Panggung Kehormatan.

Acara diakhiri dengan ramah-tamah tamu undangan para wisudawan, foto bersama dan makan siang bersama. Suasana menjadi bertambah ceria dengan alunan lagu-lagu bernada ceria mengiringi suasana makan siang bersama. Berangsur-angsur suasana kegembiraan terbawa ke rumah masing-masing tepat pukul 13.00 Wib sesuai waktu yang disediakan oleh pengelola gedung, dan ……susana bahagia, gembira, haru semoga bukan merupakan hal yang akhir tapi sebagai batu pijakan melanjutkan kehidupan yang lebih baik dalam menatap masa depan. Astungkara…!!!

Dies Natalis XVII

December 03, 2011 By: admin Category: Artikel Pendidikan

viagra drug interactionsviagra pillsviagra versus cialisviagra vs cialisviagra virusviagra 150 mgviagra informationviagra japanviagra like drugsviagra when to takeviagra dosesviagra yahooviagra under tongueviagra experiencesviagra canadaviagra going genericviagra generic nameviagra use in womenviagra in womenviagra horror storiesviagra 36 hoursviagra warningsviagra interactionsviagra adviagra youtubeviagra goldviagra hearing lossviagra voucherviagra in canadaviagra tipsviagra theme songviagra not workingviagra quotesviagra questionsviagra japanviagra shelf lifeviagra kidsviagra effects on womenviagra knock offsviagra virusviagra generic dateviagra urban dicviagra y alcoholviagra dependencyviagra next day deliveryviagra joint painviagra vasodilatorviagra dangersviagra ringviagra cialisviagra email virusviagra priceviagra storiesviagra los angelesviagra young ageviagra kick inviagra substituteviagra newsviagra kidneyviagra generic dateviagra headacheviagra ingredientsviagra when to takeviagra 25mgviagra buy onlineviagra alternativeviagra and blood pressureviagra original useviagra young peopleviagra interactionsviagra 300mgviagra eye problemsviagra off patentviagra 100mg reviewviagra doesn’t workviagra 2011viagra 30 pills 100mg eachviagra usage tipsviagra patent expirationviagra kullanimiviagra samplesviagra or cialisviagra vs levitraviagra generic nameviagra quadriplegicsviagra youngviagra free samplesviagra erectionviagra vs cialis priceviagra jokesviagra light switchviagra reviewsviagra expiration dateviagra 130 mgviagra za muskarceviagra 30 year old maleviagra 30sviagra horror storiesviagra and ecstacyviagra maximum doseviagra no prescription usaviagra from indiaviagra before and afterviagra y alcoholviagra overdoseviagra ingredientsviagra youtube channelviagra expirationviagra discount couponviagra vs. birth controlviagra and zocorviagra jet lagviagra overdoseviagra use in young menviagra recreational useviagra kick in timeviagra with dapoxetineviagra retail priceviagra juicingviagra 100 side effectsviagra generic onlineviagra effectsviagra before and afterviagra nitric oxideviagra commercial songviagra theme songviagra womenviagra you raise me upviagra 100viagra kick inviagra resultsviagra benefitsviagra under tongueviagra online prescriptionviagra dosageviagra with alcoholviagra durationviagra triangleviagra eye problemsviagra juicingviagra shelf lifeviagra no prescriptionviagra vs genericviagra lawsuitviagra soft tabsviagra online prescriptionviagra use directionsviagra zoloft interactionviagra you raise me upviagra and grapefruit

Jakarta, 1 Oktober 2011. Kesungguhan dan semangat serta ihklasnya, seluruh insan yang terlibat dalam acara Dies Natalis XVII dan Wisuda IX STAH DN Jakarta Pada tanggal 1 Oktober 2011 yang dirangkaikan dengan Upanayana serta Samawartana yang dilakukan sehari sebelumnya tanggal 30 September 2011 dengan menghadirkan wiku saksi terdiri dari 7 pandita sejabodetabek menumbuhkan jiwa dan semangat baru.

Acara Dies Natalis dan Wisuda kali ini berlangsung di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Jakarta Selatan. Sebelum acara formal dimulai pemangku matur piuning memohon kehadapan Hyang Widhi demi kelancaran acara ini. Diiringi dengan tabuh geguntangan yang dibawakan oleh sekehe geguntangan STAH DN Jakarta.

Kegiatan panitia menjelang acara dimulai penuh dengan dinamika persiapan berangsur-angsur tenang sesaat menjelang dimulainya acara inti Nampak Langkah-langkah cepat dan sigap untuk berusaha agar acara bisa dimulai sesuai dengan rencana. Serentak Kesibukan tersebut terhenti setelah semua dinyatakan siap dan acara  dinyatakan bisa dimulai.

Diawali dengan gemulai tarian penyambutan tamu undangan yaitu tari Pupanjali yang dibawakan oleh mahasiswi STAH Dharma Nusantara, menunjukkan kompetensinya bahwa tidak saja dalam bidang akademik dan keagamaan tapi juga terampil menari, mengolah gerak tubuh menjadi sesuatu yang indah dan seni dan dapat membuat suasana menjadi segar ceria dan mampu membawa vibrasi kebahagiaan seperti apa yang tengah dirasakan oleh para wisudawan-wisudawati dan keluarga sebagai hasil dari perjuangannya di bangku kuliah selama kurang lebih 4 tahun lamanya. Dengan segala suka dan duka, ditempuh dengan langkah pasti.

prosesi-sidang

Prosesi Pembukaan Sidang Terbuka Senat & Guru Besar STAH DN Jakarta

Peniupan Sunggu yang panjang dan menggema sebanyak tiga kali sebagai pertanda prosesi sidang Senat dan Guru Besar Terbuka STAH DN Jakarta dimulai, petugas pembawa bendera dan perlengkapan prosesi dengan gerak langkah tegap menuntun barisan Senat dan Guru Besar menuju podium dengan diiringi lagu khas sebagai lagu perjuangan kebebasan akademik, dengan judul Gaudemus Igitur. (”Karenanya marilah kita bergembira”) adalah lagu berbahasa Latin yang merupakan lagu komersium akademik dan sering dinyanyikan di berbagai negara Eropa. Di negara-negara Barat, lagu ini dinyanyikan sebagai anthem dalam upacara kelulusan. Melodi lagu ini terinspirasi oleh lagu abad pertengahan, bishop of Bologna ciptaan Strada. Liriknya sendiri mencerminkan semangat para pelajar yang tetap semangat meskipun dengan pengetahuan bahwa pada suatu hari nanti kita semua akan mati, seperti terangkum dalam bait pertama pada baris ke-4 dan yang lebih diperjelas lagi pada isi bait ketiga, yang mengandung arti kesadaran akan dekatnya kematian dengan kehidupan manusia di bumi ini. Suasana bertambah khidmat dengan suara paduan suara dengan bermutu dan berkualitas sebagai buah atas kegigihan latihan para personilnya yang diasuh pelatihnya dengan penuh keseriusan.

Team Paduan Suara Mahasiswa STAH DN Jakarta

Team Paduan Suara Mahasiswa STAH DN Jakarta

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan di awal sebagai penghormatan anak bangsa kepada bangsa dan negaranya. Selanjutnya pembacaan Weda Vakya oleh duet mahasiswa yaitu I Ketut Sudarya dan Komang Agus.

Laporan Ketua Panitia penyelenggara Oleh I Ketut Ulianta. Dalam kesempatan ini dilaporkan beberapa hal terkait dengan dasar penyelenggaraan dan keseluruhan rangkaian acara termasuk penyelenggaraan wiku saksi, guru daksina yang menghadirkan para pandita sejabodetabek saat upacara Upanayana dan Samawartana sehari menjelang pelaksanan Wisuda. Wisudawan dan wisudawati yang dilantik sebanyak 39 mahasiswa. Dilaporkan pula yang mengikuti Upanayana yaitu 54 orang mahasiswa S1 dan 23 orang karya siswa S2 yang pelaksanaannya bertempat di Pura Aditya Jaya Rawamangun Jakarta Timur.

Laporan Ketua Panitia Penyelenggara Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta

Laporan Ketua Panitia Penyelenggara Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta

Usai laporan ketua panitia, himne STAH DN Jakarta, dikumandangkan kembali oleh Group paduan suara dengan iringan melodi dan nampak Dirigen dengan gerak yang tangkas, sigap dan tegas memimpin peserta paduan suara.

Orasi Ilmiah yang singkat padat dan jelas selama 15 menit, mengetengahkan tema “Rekonstruksi Pendidikan Hindu di Indonesia oleh Prof.Dr. I Made Titib, Ph.D yang saat ini menjabat sebagai Rektor IHDN Denpasar.

Dilanjutkan dengan Pelantikan Wisudawan-wisudawati. Perlahan-lahan dengan langkah pasti satu persatu wisudawan menuju podium untuk dilantik oleh Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta Prof. Dr. Ir. I Made Kartika Dhiputra, Dipl.-Ing. Pada saat yang sama seluruh wisudawan menerima Ijazah dan Akta 4 (Empat). Suasana haru bercampur bahagia tercermin nampak pada wajah para wisudawan, bahwa inilah saatnya kebahagiaan hasil perjuangan selama ini di bangku kuliah. Gemblengan, tantangan, tugas, masalah semua dapat teratasi dengan kegigihan dan ketekunan tanpa mengenal putus asa.

Pelantikan Wisudawan/Wisudawati Oleh Ketua STAH DN Jakarta

Pelantikan Wisudawan/Wisudawati Oleh Ketua STAH DN Jakarta

Janji Wisudawan dibacakan oleh dua perwakilan mahasiswa dan mahasiswi yaitu yang diikuti secara serentak oleh seluruh wisudawan dan wisudawati, kemudian Kesan dan Pesan Wisudawan yang dibawakan oleh seorang wakil wusudawan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Kendi Ilmu Pengetahuan sebagai lambang mengalirnya terus menerus Ilmu pengetahuan tanpa henti dari generasi ke generasi, agar tak henti-hentinya kita belajar dan selalu berkesinambungan. Kendi ini diserahkan kepada mahasiwa baru oleh perwakilan wisudawan.

Lagu Bagimu Negeri mengingatkan bahwa kita harus berbuat untuk negeri sesuai swadarma masing-masing.

Sambutan Ketua STAH DN Jakarta

Sambutan Ketua STAH DN Jakarta

Sambutan-sambutan yang diawali dengan sambutan dari Ketua STAH DN Jakarta. Dalam sambutannya Ketua STAH DN Jakarta mengungkapkan bahwa STAH Dharma Nusantara Jakarta, dalam merambah sejarah proses Pendewasaan Institusional dan Eksistensi Kelembagaan dalam 3 tahun terakhir ini dapat dikatakan mengalami perkembangan yang sangat pesat dan signifikan, yaitu berawal dari telah dicapainya status : “TERAKREDITASI B sesuai ketetapan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan suratnya No.: 011/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 tertanggal 29 Mei 2009, sehingga diberikan kewenangan untuk melaksanakan ujian-ujian bagi Program Strata S1 PS Pendidikan Agama Hindu, yaitu ujian secara mandiri, tidak lagi mengikuti ujian Negara, serta kewenangan untuk menerbitkan atau memberikan Ijasah Kesarjanaan bagi lulusannya, secara mandiri juga, yaitu ijasah dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Ketua STAH DNJ dan diketahui oleh Dirjen Bimas Hindu. Hal ini tentunya telah memacu peningkatan kompetensi, semangat serta kepercayaan diri dalam pengabdian bagi segenap Sivitas Akademika STAH Dharma Nusantara Jakarta, dan bahkan semangat ini menjadi lebih efektif dan terarah setelah STAH Dharma Nusantara Jakarta diberikan kepercayaan oleh Dirjen Bimas Hindu sebagai tuan rumah penyelenggaran ”Temu Karya Ilmiah dan Lomba Keterampilan Akademik Perguruan Tinggi Agama Hindu”, yang diikuti oleh peserta dari 11 PERTI Hindu seluruh Indonesia dan telah sukses pelaksanakannya pada tanggal 19 s/d 21 Juli 2011 di Hotel Redtop Jakarta.

Ketua STAH dalam sambutannya juga menghimbau Sebagaimana harapan dari para tokoh umat Hindu yang merasa terpanggil dan ”Jengah” khususnya dalam masalah Peningkatan kualitas SDM Hindu, maka dalam wacana penyusunan Grand Design, yang telah disampaikan kepada Parisada Hindu Dharma Indonesia, sebagai masukan dalam Mahasabha ke X nanti (bulan Oktober 2011), tersirat bahwa, peningkatan kualitas “Sumber Daya Manusia Hindu Indonesia yang Cerdas dan Religius” hanya melalui proses pendidikan yang berkelanjutan. Andaikan hal tersebut dapat di-Akomodir dan mudah-mudahan dapat menjadi salah satu Program Kerja PHDI, maka dengan segala hormat mohon bantuan dan partisipasi nyata, disamping doa restunya, sehubungan dengan segera dilaksanaka pembangunan Kampus Baru STAH Dharma Nusantara Jakarta yang rencananya akan dimulai tahun ini, yaitu diatas lahan tanah yang telah di persiapkan oleh pihak Yayasan Dharma Nusantara saat ini, atas prakarasa bapak Ir. IGK. Suena dibantu oleh bapak Ir Putu Suarsana, yang telah mempersiapkan lahan tanah seluas sekitar 1,7 Ha didaerah Parung, Bogor Jawa Barat. Sedangkan Pembangunan Gedungnya adalah atas dana bantuan “Pengembangan Sarana Prasarana” dari pemerintah cq Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, terkait dalam program pembinaan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu di Indonesia, sehingga mudah-mudahan dalam tahun depan nanti, 2012, Identitas Eksistensi STAH Dharma Nusantara akan terbentuk, dan semoga “Brand Image yang baik” bagi STAH Dharma Nusantara Jakarta sebagai satu-satunya lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu yang Berwibawa dan Kompetens di Jakarta / Jabodetabek akan segera terwujud nyata.

Juga diungkapkan bahwa untuk menyelaraskan dan merealisasikan Tujuan dalam Visi dan Misi, STAH Dharma Nusantara Jakarta: “VIDYA-VIJÑ?NA-VIDVAN”, dan pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka pada hari ini, STAH Dharma Nusantara Jakarta akan menanda tangani Kesepakatan Bersama dengan beberapa Perguruan Tinggi Hindu di Indonesia yang masing-masing dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) sebagai Payung Kerjasama Antar Perguruan Tinggi Hindu di Indonesia, sehingga semua pihak akan dapat memanfaatkan jejaring landasan kerjasama ini dalam merealisasikan : Relevansi dan Ciri Khusus Kompetensi Kelulusan bagi masing-masing Perguruan Tinggi terkait dalam Expected Learning Outcome yang sesuai dengan Paradigma Baru Pengembangan dan Penataan Perguruan Tinggi masing-masing secara berkelanjutan, semoga komitmen ini dapat mewujudkan PADMA BHUANA dibumi Nusantara ini sebagai Kebersamaan dalam Pengabdian : Abhipraya Mahadibya Satyam Wacanam – Satyam Laksanam“,

Diakhir sambutannya Ketua STAH mengucapkan Selamat dan Sukses kepada para Wisudawan/Wisudawati beserta keluarga yang berbahagia atas keberhasilan mereka menyandang gelar S.Pd.H., maka mulai saat ini teruskanlah cita-cita Saudara semua sebagai Duta Agama Hindu dalam mencerahkan dan meningkatkan Sradha – Bhakti umat Hindu melalui Dharma Sadhana di Bumi Nusantara berpedoman pada “NALAR , NALURI DAN NURANI” serta “NIAT BAIK”, dan jangan pernah melupakan Almamater Saudara.

Terimakasih juga disampaikan terima kasih kepada Para Pandita/Sulinggih yang berkenan sebagai Manggala Upacara maupun Wiku Saksi dalam acara Upanayanam dan Samawartanam; kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Bapak Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna MS yang dengan penuh ketulusan telah memberi dukungan moril maupun materiil dalam memajukan STAH Dharma Nusantara Jakarta; begitu juga kepada segenap Pengurus Yayasan Dharma Nusantara, para Guru Besar, Dosen dan Staf Akademik / non Akademik serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas kerja keras dan tim work-nya yang baik sehingga Upacara Dies Natalis ke XVII dan Wisuda ke IX, dapat berlangsung sehidmat dan semeriah ini di Gedung Auditorium Bina Karna Lt I – Hotel Bumi Karsa Bidakara, Jakarta yang megah ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa Asung krtha war?nugraha dalam membimbing kita semua menuju tercapainya Kesempurnaan Hidup.

Penanda Tanganan MoU antara Pimpinan Perti Hindu dengan STAH DN Jakarta

Penanda Tanganan MoU antara Pimpinan Perti Hindu dengan STAH DN Jakarta


Usai sambutan Ketua STAH DN Jakarta, dilangsungkan penandatangan MoU antara STAH Dharma Nusantara dengan Perguruan Tinggi Agama di Indonesia antara lain dengan STKIP Tampung Penyang Palangkaraya, Universitas Hindu Indonesia Denpasar, STAH Gde Puja Mataram, IHDN Denpasar, STAH Dharma Sentana Palu, STHD Klaten  dan diketahui oleh Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna MS. Seluruh Ketua dan Rektor yang hadir dan menandatangani MoU tersebut berturut-turut adalah Prof. Dr. I Made Kartika Dhiputra, Dipl.-Ing (STAH DN Jakarta), Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil. (Ketua STKIP Tampung Penyang Palangkaraya) Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. (Rektor UNHI Denpasar), Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D (Ketua STAH N Gde Puja Mataram), Prof. Dr. I Made Titib, Ph.D (Rektor IHDN Denpasar), Sunarto, S.Ag., M.Si (Ketua STHD Klaten)  dan Prof. Dr. Ir. I Made Antara, MP (Ketua STAH Dharma Sentana Palu). Usai penandatangan MoU dilanjutkan dengan sambutan tertulis dari ketua Yayasan Dharma Nusantara.

Ketua Umum Yayasan Dharma Nusantara IGK. Suena dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kesuksesan lembaga STAH DN untuk ikut dalam upaya pencerdasan umat. Dengan adanya wisuda berarti tahap-tahap proses pendidikan sebagaimana yang diisyaratkan oleh peraturan dan perundangan yang berlaku secara formal telah dijalankan oleh STAH hingga akhirnya seluruh mahasiswa pada jenjang tersebut dapat sampai pada tahap akhir dari proses yang diisyaratkan.

Dalam sambutannya ketua Yayasan juga mengajak dan mengingatkan bahwa kewajiban bagi seluruh umat untuk ikut serta berpartisipasi dan peduli terhadap upaya pembinaan anak-anak dalam menyiapkan mereka menjadi generasi penerus masa depan Hindu. Dengan kata lain tugas ini adalah tugas bersama yang harus di emban secara bersama-sama, bukan semata-mata tugas STAH dan Yayasan, oleh karena itu diharapkan umat sedharma untuk “Melu Handerbeni/ikut merasa memiliki, mempersatukan tekad dan upaya untuk bersama-sama mengemban amanat yang mulia ini.

Diakhir sambutanya disampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan dalam menjalani seluruh proses yang panjang seraya berpesan bahwa teruslah belajar dan menerapkan ilmu yang diperoleh karena sesungguhnya universitas yang sebenarnya adalah dimasyarakat dalam hidup kita.

Sambutan Dirjen diawali dengan pujian secara tulus diberikan kepada team paduan suara yang telah menunjukan kesungguhan dan prestasinya dalam acara ini sehingga menghasilkan karya maksimal walaupun itu bukanlah bidangnya. Beliau menggaris bawahi, kalau kita rajin latihan dan semangat untuk itu walaupun bukan bidangnya pasti bisa juga berbuat maksimal bahkan berprestasi.

Sambutan Dirjen Bimas Hindu

Sambutan Dirjen Bimas Hindu

Beliau juga memberikan apresiasi kepada STAH Dharma Nusantara yang telah mengambil inisiatif untuk melakukan kerja sama antar perguruan tinggi Hindu di Indonesia dengan memanfaatkan momentum wisuda ini untuk mengadakan penanda tanganan MoU antara perguruan tinggi Hindu dengan STAH DN Jakarta untuk dapat dijadikan dasar dalam merealisasikan kerja sama baik dibidang Pendidikan dan Pembelajaran, Penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Diakhir sambutannya Dirjen mengucapkan selamat kepada Wisudawan dan Wisudawati semoga dengan meraik gelar Sarjana Pendidikan Agama Hindu (S.Pd.H) ini dapat berkecimpung dalam dunia pendidikan, serta dapat mengabdikan diri dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama.

Setelah dipanjatkan mantram doa penutup oleh Halfian salah seorang mahasiswa STAH asal Sunda, prosesi penutupan Sidang Terbuka Senat dan Guru Besar STAH Dharma Nusantara Jakarta ditutup kembali oleh Ketua Senat dengan Mengetuk Palu sidang sebanyak 3 kali, iring-iringan bendera, bedel dan Para Senat dan Guru Besar meninggalkan Podium

Acara diakhir dengan ramah-tamah tamu undangan para wisudawan, foto bersama dan makan siang bersama. Suasana menjadi bertambah ceria dengan alunan lagu-lagu bernada ceria mengiringi suasana makan siang bersama. Berangsur-angsur suasana kegembiraan terbawa ke rumah masing-masing tepat pukul 13.00 Wib sesuai waktu yang disediakan oleh pengelola gedung, dan ……susana bahagia, gembira, haru semoga bukan merupakan hal yang akhir tapi sebagai batu pijakan melanjutkan kehidupan yang lebih baik dalam menatap masa depan

DIES NATALIS XVII DAN WISUDA IX STAH DHARMA NUSANTARA JAKARTA

September 26, 2011 By: admin Category: Pengumuman

card

  • DOWNLOAD

  • Jurnal PASUPATI ISSN 2303-0860

  • Memajukan SDM Hindu

    Salah Satu Karya Dosen STAH DNJ

    Memajukan SDM Hindu

  • Categories

  • Recent Posts

  • Archives

  • DHARMAGITA

    Mrdukomala

    Ong sembah ninganatha tinghalana de tri loka sarana

    Ya Tuhan sembah hamba ini orang hina, silahkan lihat oleh Mu penguasa tiga dunia

    Wahya dhyatmika sembahing hulun ijongta tanhana waneh

    Lahir bathin sembah hamba tiada lain kehadapan kakiMu

    Sang lwir Agni sakeng tahen kadi minyak saking dadhi kita

    Engkau bagaikan api yang keluar dari kayu kering, bagaikan minyak yang keluar dari santan

    Sang saksat metu yan hana wwang ngamuter tutur pinahayu

    Engkau seakan-akan nyata tampak apabila ada orang yang mengolah ilmu bathin dengan baik

  • STATISTIK

  • Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com