STAHDNJ.AC.ID

Vidyaya, Vijnanam, Vidvan
Subscribe

VERIFIKASI JUDUL PROPOSAL SKRIPSI SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU DHARMA NUSANTARA JAKARTA

December 05, 2020 By: admin Category: Berita/News

Dokumen Pribadi

BERITA STAHDNJ – 4 Desember 2020. Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta melaksanakan Sidang Verifikasi Judul Skripsi bagi Mahasiswa Semester VII Angkatan 2017 Program Studi Pendidikan Agama Hindu dan Program Studi Penerangan Agama Hindu.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta Nomor: 93 / SK / STAH DNJ / X / 2020 Tanggal 20 Oktober 2020 Tentang Tim Verifikasi Judul Proposal Skripsi Tahun Akademik 2020/2021 adalah: I Made Sutresna, S.Ag ., MA (Pengarah), Ketut Budiawan, MH., M.Fil.H (Penanggungjawab), Prof. Dr. I Ketut Oka Setiawan, SH., MH (Ketua), Dr. Ni Nyoman Sudiani, M.Fil.H (Wakil Ketua). Tim Verifikasi; Dr. I Made Suparta, M.Hum; Dr. Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari, A.Md., S.IP., M.Si; I Ketut Ulianta, S.Pd., M.Pd; I Made Awanita, S.Ag., M.Pd; Untung Suhardi, S.Ag., M.Fil.H; Dra. A A. Oka Puspa, S.Ag., M.Fil.H; Drs. I Wayan Budha, M.Pd.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Agama Hindu DKI Jakarta Dharma Nusantara Jakarta sebagai upaya untuk meningkatkan mutu penelitian mahasiswa, mencegah terjadinya duplikasi serta menjaga relevansinya dengan program studi yang ada.

Kali ini terdapat 27 orang mahasiswa yang mengajukan proposal penelitian, dan di hari pertama ini ada 15 mahasiswa yang maju untuk judul proposalnya dan sisanya akan dieksplorasi pada hari ke dua. (Arto)

REAKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA HINDU SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU DHARMA NUSANTARA JAKARTA

November 22, 2020 By: admin Category: Berita/News

NEWS STAHDNJ – 20 s/d 21 November 2020. Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan  oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dalam rangka reakreditasi Prodi Pendidikan Agama Hindu. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai evaluasi oleh pihak eksternal dalam hal ini BAN PT.

Tim Asesor dari BAN-PT adalah  Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, M.Pd. dan Dr. Ahmad Muttaqin, M.Ag.M.A.,Ph.D. Dan hadir perwakilan dari STAH Dharma Nusantara adalah I Made Sutresna, S.Ag.,MA (Ketua STAH); Ketut Budiawan, MH.,M.Fil.H (Wakil Ketua I); Dra. AA Oka Puspa, S.Ag.,M.Fil.H (Wakil Ketua II); Dr. I Made Suparta, M.Hum (Wakil Ketua III); I Ketut Ulianta, S.Pd.,M.Pd (Ketua Jurusan); Made Awanita, S.Ag.,M.Pd (Ketua Prodi); dan dihadiri pula oleh perwakilan Staf, Dosen, Mahasiswa, serta Alumni.

Pelaksanaan Asesmen dilaksanakan secara Daring menggunakan platform (Zoom). Pada hari pertama (20/11) dilakukan sesi Pembukaan Asesmen, Sesi dengan Pimpinan Unit Pengelola Program Studi, Konfirmasi Data LKPS / Excel Data PS, Sesi dengan Pelaksana Penjaminan Mutu Internal, Istirahat dan Tri Sandhya, Sesi dengan Tim Akreditasi, Sesi dengan (middle ) Manajemen di UPPS, Sesi dengan Alumni dan Pengguna Eksternal. Selanjutnya pada hari kedua (21/11) dilakukan sesi dengan Dosen, sesi dengan Tenaga Kependidikan, Sesi dengan Mahasiswa, Kerja Mandiri Tim Asesor, Penyampaian feedback dan penandatanganan Berita Acara dan p

embacaan rekomendasi.

Pelaksanaan asesmen ini dilakukan  oleh Tim Asesor dengan memberikan sejumlah pertanyaan konfirmasi dan klarifikasi terkait data borang yang telah disampaikan oleh lembaga stah. Konfirmasi kepada Lembaga secara keseluruhan terkait Borang Reakreditasi yang disampaikan oleh lembaga meliputi dua aspek: yang pertama Berdasarkan Data dan Informasi Dari LED (Lembar Evaluasi Diri) Dan LKPS (Laporan Kinerja Program Studi).

Harapan dari STAH Dharma Nusantara Jakarta bahwasannya kegiatan asesmen Reakreditasi Prodi Pendidikan mendapatkan penilaian yang baik sekali.(Arto)

UPACARA PEMAKAMAN Mayor Jenderal Polisi Purnawirawan Drs. I Gusti Made Putera Astaman

November 19, 2020 By: admin Category: Berita/News

Gambar 1 : Dokumen Pribadi

Gambar 2 : Dokumen Pribadi

NEWS STAHDNJ – Jakarta, 19/11.

Prosesi Upacara pemakaman Mayor Jenderal Polisi Purnawirawan Drs. I Gusti Made Putera Astaman yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan pada Rabu, 18 November 2020.

 Almarhum meninggal pada hari Jumat (13/11) pukul 19.00 WIB di IGD RS. Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jenasah disemayamkan di Rumah Keluarga Duka sejak Sabtu, (14/11). Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Rabu (18/11) dimulai dari pemandian Jenasah secara Fisik dan Ritual yang dipimpin oleh Pinandhita Nym Sumiartha. Kemudian dilanjutkan dengan penghaturan banten Tarpana ke Sang Swargi, lalu persembahyangan keluarga dan Pitra Puja. Setelah itu, dilakukan ritual Mesulub yang kemudian Jenasah diserahkan kepada Dinas Polri untuk dilakukan prosesi pemakaman secara Militer (kepolisian).

Penyerahan jenasah dari Keluarga kepada Pemerintah diwakilkan oleh Ngurah Wirawan (Putra Almarhum). Kemudian jenasah dinaikkan mobil menuju Taman Makam Pahlawan.

Setelah tibanya di Taman Makam Pahwalan, Jenasah kemudian dibawa menggunakan troli untuk menuju ke dalam makam. Setalah itu, dilakukan upacara matur piuning oleh pinandhita dan dilanjutkan prosesi Pemakaman Secara Militer.

Gambar 3 : Dokumen Pribadi

Gambar 4 : Dokumen Pribadi

Inspektur Upacara Prosesi Pemakaman Secara Militer adalah Sahlisosbud Kapolri Inspektur Jenderal Polisi  Drs. Priyo Widyanto, MM. Upacara diakhiri dengan penaburan bunga oleh keluarga.

 

 

 

Biografi Singkat Almarhum

Mayjen Pol (Purn) Drs. I Gusti Made Putera Astaman lahir di Denpasar, 10 Juni 1938. Beliau adalah seorang aktivis di berbagai organisasi. Salah satunya adalah dalam bidang Olahraga, sebagai berikut:

  • Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat
  • Ketua Umum Pengurus Besar Persatua Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI).
  • Ketua Umum Pengurus Besar Lembaga Karateka Indonesia PB LEMKARI (1991-1994).

Selain di dunia Olahraga, beliau juga seorang Aktivis Militer (POLRI) dengan kedudukan yang pernah dijabatnya adalah sebagai berikut:

  • Kapolda Sulawesi Selatan pada tahun 1986 sampai 1988.
  • Kapolda Sumatera Selatan pada tahun 1989 sampai 1991.
  • Ketua UMUM DPP PEBABRI Periode 2002 sampai 2007.
  • Ketua Umum Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA)

Almarhum meninggalkan seorang istri (Ayu Made Sutiti) dan empat orang anak; A.A. Ngurah Wirawan, A.A. Maswijaya, A.A. Mayun Wirastiti, dan A.A. Ngurah Agung Wirayudha. (Arto)