STAHDNJ.AC.ID

Vidyaya, Vijnanam, Vidvan
Subscribe

Tat Twam  Asi dalam Kehidupan Masyarakat di Jakarta

July 04, 2022 By: admin Category: Berita/News

Pengabdian Masyarakat pada Persiapan Hari Raya Kuningan dan Piodalan  Pura Purna Jati Cilincing-Jakarta Utara

Tat Twam Asi yang mempunyai makna dia adalah kamu, dan juga saya adalah kamu mengajarkan untuk menghormati dan tidak menyakiti orang lain karena pada dasarnya semua makhluk diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dalam ajaran agama hindu diyakini bahwa semua makhluk memiliki atma yaitu roh yang menghidupkan makhluk dan merupakan percikan kecil dari Brahman/Tuhan Yang Maha Esa. Penerapan ajaran Tat Twam Asi melalui kegiatan pendidikan dapat dilakukan oleh dosen melalui pembelajaran yang bersifat objektif bukan subjektif. Melalui kegiatan penelitian, dosen dapat membuat tulisan terkait toleransi beragama. Sedangkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat, dosen dapat membuat kegiatan yang menggunakan konsep ajaran Tat Twam Asi seperti kegiatan ngayah untuk seluruh umat beragama.

Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta pada Kamis tanggal 16 Juni 2022 mulai jam 08.00   sampai jam 16.00 kembali melaksanakan kegiatan Ngayah dalam rangka piodalan yang dilaksanakan Pura Purna Jati Cilincing-Jakarta Utara. Rutinitas yang dilakukan terkait dengan persiapan hari raya dan piodalan suatu pura dapat dilaksanakan pada setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Keberadaan pura Purna Jati Cilincing  yang ada  di Jl. Raya Cilincing No.Kel, RT.15/RW.16, Semper Bar., Kec. Cilincing, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14130 dalam hal ini dilaksanakan setap 6 bulan bertepatan dengan hari raya Kuningan yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juni 2022. 

Pura Purna Jati Cilincing di kelola oleh SDHD Tempek Cilincing yang terdiri dari warga sipil, PNS, TNI, Polri, dan Karyawan, dalam pelaksanaan kegiatan social keagamaannya terlibat langsung seluruh warga Tempek untuk melaksanakan ngayah, arisan, bhakti sosial, kegiatan organisasi keagamaan dan kegiatan penunjang lainnya. 

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DN Jakarta) ini di pimpin langsung oleh Ketua STAH DN Jakarta I Made Sutresna, S.Ag., MA. Pelaksanaan ngayah ini dijadikan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat karena wujud implementasi dari pembelajaran dan penelitian yang langsung diterapkan di lapangan sesuai dengan desa, kala dan patra. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Kamis tanggal 16 Juni 2022 dihadiri pula Waka II Dra. Anak Agung Oka  Puspa, M.Fil.H, Kabag.Auak Ni Ketut Rusmini Susilawati, S.Pd,H., M.Si, ketua LP3M Drs. I Wayan Budha, M.Pd, Ketua LPM Anak Agung Patera, SE., M.Fil.H., Sekertaris LPM Ni Nyoman Sugi Widiastithi,Amd.Keb., S.Pd.H., M.Si., para dosen yang turut hadir, dan sejumlah tenaga kependidikan serta mahasiswa. 

Kegiatan awal pada pagi hari jam 08.00 dengan melantunkan nyanyian suci keagamaan (Dharma Gita) di dalam Pura dan dilanjutkan dengan pembuatan kelengkapan sarana upakara.

Pembuatan sarana upakara, melibatkan seluruh ibu-ibu yang ada di SDHD tempek Cilincing serta WHDI yang ada di wilayah Jakarta Utara yang turut membantu pelaksanaan persiapan pembuatan sarana upakara. Selain itu, ada juga tim pelaksana pengabdian dari rumpun ilmu acara agama Hindu yang terlibat langsung dosennya yaitu Dra. Anak Agung Oka  Puspa, M.Fil.H yang dibantu oleh dosen dan mahasiswa yang lain  dalam proses pembuatan sarana upakara.

 

Pendampingan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara sebagai bentuk implementasi ilmu pengetahuan agama kepada masyarakat. Pendampingan dalam kegiatan ini adalah sebuah kegiatan untuk membantu masyarakat yang memerlukan pengembangan baik dalam proses interaksi dan komunikasi dari, oleh dan untuk anggota masyarakat serta mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas dalam rangka tumbuhnya sebagai manusia yang utuh sehingga dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kemapuan yang dimiliki.

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Pura Purna Jati Cilincing adalah memberi pendampingan dalam menyiapkan sarana upakara menjelang Hari Raya Kuningan. Pendampingan diberikan dalam hal membuat berbagai sarana upakara. Melalui pengabdian kepada masyarakat sivitas akademika Sekolah Tinggi Agama Hindu telah mendekatkan diri kepada masyarakat atau umat di  Cilincing. 

Penulis: Ni Nyoman Sugi Widiastithi. 

Comments are closed.

  • Jurnal PASUPATI ISSN 2303-0860

  • Memajukan SDM Hindu

    Salah Satu Karya Dosen STAH DNJ

    Memajukan SDM Hindu

  • Categories

  • Recent Posts

  • Archives

  • DHARMAGITA

    Mrdukomala

    Ong sembah ninganatha tinghalana de tri loka sarana

    Ya Tuhan sembah hamba ini orang hina, silahkan lihat oleh Mu penguasa tiga dunia

    Wahya dhyatmika sembahing hulun ijongta tanhana waneh

    Lahir bathin sembah hamba tiada lain kehadapan kakiMu

    Sang lwir Agni sakeng tahen kadi minyak saking dadhi kita

    Engkau bagaikan api yang keluar dari kayu kering, bagaikan minyak yang keluar dari santan

    Sang saksat metu yan hana wwang ngamuter tutur pinahayu

    Engkau seakan-akan nyata tampak apabila ada orang yang mengolah ilmu bathin dengan baik

  • STATISTIK