stahdnj.ac.id

STAH Dharma Nusantara Jakarta
Subscribe

Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2012/2013

April 17, 2012 By: admin Category: Artikel, Artikel Keagamaan, Artikel Pendidikan, Berita/News, Dharma Wacana, Kewirausahaan, Konsultasi, Penelitian, Pengumuman, Renungan, Uncategorized

iklanstahaa1

Tags:

Alumni Where Are You

May 10, 2012 By: admin Category: Artikel Pendidikan

Tahun lalu, beberapa media sempat memgb11anaskan pertarungan sengit tokoh-tokoh nasional yang berniat “hanya” untuk menjadi Ketua Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Aroma politik sempat dikabarkan mengemuka ketika seorang Menteri Kabinet Bersatu II diisukan ikut dalam bursa calon ketua. Menjadi gaduh karena beberapa konglomerat papan atas ikut bermain di dalamnya. Dus, sebuah ikatan alumni, ternyata dapat juga menjadi magnet untuk menarik kepentingan politik dan ekonomi!
Iluni atau Ikatan Alumni Universitas Indonesia (UI) telah lama dikenal luas bukan saja aktivitas produktif yang dilakukannya, tetapi tak terhitung tokoh nasional lahir dari Iluni untuk mewarnai sebagian perjalanan bangsa ini. Beberapa keputusan strategis Iluni bukan saja untuk kepentingan UI, tetapi juga untuk negara. Bertali-kelindan dengan ini, juga telah dilakukan beberapa perguruan tinggi besar lainnya.
Dua isu di atas sengaja saya apungkan hanya untuk memperlihatkan betapa alumni, dan menjadi alumni, dapat memainkan peran besar, bukan saja berpengaruh langsung untuk almamater yang membesarkannya, tetapi juga lingkungan sosialnya. Menjadi entitas, itulah ekspetasi tinggi untuk alumni. Bagaimana dengan alumni kita di perguruan tinggi agama Hindu?
Alkisah. Saya tidak perlu berpikir lama untuk memencet confirm ketika di-approve jejaring sosial untuk ikut dalam sebuah ikatan alumni di almamater ketika saya menyelesaikan kuliah di Bali. Sempat saya sumringah karena akhirnya bisa bertemu teman lawas, meski perjumpaan itu tidak pernah benar-benar nyata, tentu saja. Pelan dan pasti, saya merasa cukup eksis di fitur itu, tapi apa lacur, ternyata saya ke-GR-an karena aktif seorang diri, moderatornya menghilang tanpa pamit. Saya pun dengan status bersungut lalu menekan remove. Galau.
Tidak rela larut dalam kekecewaan, saya (akhirnya) memutuskan untuk menerima undangan seorang moderator yang kebetulan alumni, dan sempat menjadi mahasiswa saya. Sejujurnya, sangat lama saya cuek dengan undangan itu, terbersit menolaknya, sayangnya simbol not now enggan saya klik. “Saya kan bukan alumni perguruan tinggi ini, takut ah dibilang GR dan latah ikut-ikutan”, batin saya ketika itu. Tapi saya luluh juga karena sebagai bagian dari institusi yang dari rahimnya telah melahirkan banyak alumni, saya juga memiliki tanggung jawab moral untuk sekadar mengetahui apa saja aktivitas ikatan alumni ini, meski lagi-lagi hanya di dunia maya. Setelah menjadi observator yang pasif, keputusan getir harus saya ambil lagi, remove!
Kali ini saya merasa cukup benar, dan tentu saja berhak melakukan keputusan sepihak itu. Apa pasal? Setiap membaca beberapa status alumni, isinya memang tidak jauh dari curhat, sebuah kelaziman di jejaring sosial apa saja. Saya mahfum dengan fenomena lumrah itu. Namun yang selalu mampu mengernyitkan dahi saya adalah ketika harus membaca status tentang cerita horror yang tidak mengasyikkan saat-saat mereka kuliah dulu. Status seperti ini sama saja mengisahkan aib sang almamater di ruang publik, seperti mengajak bertikai-pangkai. Namun membiarkan fakta ini tanpa pembenahan juga bukan sikap yang arif.
Entahlah, saya mendefinisikan diri sebagai  orang yang tidak resisten dengan kritik, meski bukan pengiman konstruktivisme. Saya juga bukan penghamba positivisme. Adilnya adalah apa yang kita gagas dan kita lakukan mesti produktif dan memberikan value menuju kemajuan dan perubahan, sekecil apapun itu.
Saya dapat memahami bahwa tidak semua perguruan tinggi memiliki habitus seperti prolog di atas, yang mungkin bagi sebagian orang dianggap idealistik. Namun ketika status facebook beberapa alumni cenderung menistakan almamaternya, patut diduga ada tendensi dibaliknya.
Bagaimana pun, dinamika yang mewarnai sebuah perguruan tinggi tidak melulu melahirkan energi positif, karena tidak sedikit memunculkan conflict of interest entah dari mahasiswa, dosen, hingga pengayomnya sendiri, sebut saja yayasan, jika perguruan tinggi itu swasta. Univ. Trisakti dan Univ. Atmajaya, dua perguruan tinggi yang dianggap wah pernah terbelit situasi sulit yang akhirnya melilit kehidupan kampus secara umum.
Sejatinya banyak hal yang bisa dilakukan seorang alumni jika memang benar mereka adalah output dari sebuah proses yang benar, bukan sebaliknya, terkooptasi oleh oknum dosen misalnya, yang karena pernah kecewa, dikecewakan atau mengecewakan institusi, lalu memobilisasi alumninya sendiri. Padahal peran alumni akan semakin besar jika suasana batin mereka masih terikat kuat dengan institusinya (baca: perguruan tinggi).
Pendek alasan, alumni jangan ikut menjadi broker untuk almamaternya sendiri. Inheren dengan itu, oknum dosen juga jangan menjadi aktor yang ikut merendahkan sistem aguron-guron yang (mestinya) menjiwai pembelajaran di perguruan tinggi agama. Itulah parampara yang sesungguhnya.
Kontribusi menjadi alumni mungkin tidak harus aktif dengan wujud fisik yang selalu hadir dalam setiap event perguruan tinggi. Dukungan moral dan material dapat diwujudkan ke dalam pelbagai saluran yang sehat: aktif menjadi pengurus ikatan alumni–lebih produktif jika tidak hanya di dunia maya yang hampa–menjadi donatur tetap, membuka akses, membangun jejaring, memfasilitasi, menjadi orang tua asuh bagi mahasiswa tidak mampu, menjadi karyawan, dosen, dan setumpuk peran bermartabat lainnya.
Sebaliknya perguruan tinggi sebagai almamater juga harus tetap memperlakukan alumni sebagaimana layaknya orang tua yang akan selalu membuatnya nyaman sebagai anak, meski telah “kawin” dan tinggal jauh. Komunikasi dan relasi efektif menjadi medium yang harus dibangun. Bukankah relasi sisya-guru berlangsung seumur hidup, dan tidak akan pernah mati meski hubungan itu, sebagaimana halnya dinamika kampus, pernah mengalami pasang surut emosi, bahkan disharmoni.
Namun coba kita buka kembali epos Mahabharata. Kisah Bhagawan Drona yang dianggap berpihak masih dihormati sisygb2anya, bahkan Bima, sang werkudara tetap menjalankan perintah sang guru untuk mencari tirtha amerta ring telenging samudera, meski itu membahayakan nyawanya. Sampai akhir hayatnya, Drona masih dan akan selalu mengakui Duryodhana dan 99 saudaranya sebagai sisya, meski satus korawa ini telah distigma sebagai raksasa adharma.
Sekali lagi, jika para alumni telah merasa “menjadi” karena institusinya, dan institusinya menjadi besar karena alumninya, maka segeralah berpadu padan mengibarkan panji-panji kejayaan perguruan tinggi agama Hindu.
Namun jika, terutama alumni, masih juga belum bisa mengartikulasikan hal-hal kecil yang produktif untuk almamaternya, untuk sang ibu yang melahirkannya, entah kini telah “sebagai apa” dan “menjadi siapa”, maka saya perlu menagih kembali janji-janji muluk yang kadung dikobarkan saat seremonial wisuda, atau mengingatkan lagi sumpah sakral alumni saat di-samawartana. Atau mungkin saya hanya perlu mengajukan pertanyaan kecil yang belum tentu bisa segera dijawab: Alumni, Where are you?
inys, pemred [*]

STAH DN JAKARTA MENERIMA MAHASISWA / I BARU TA.2012/2013

April 10, 2012 By: admin Category: Pengumuman

iklan1

KULIAH UMUM STAH DHARMA NUSANTARA JAKARTA “MANAJEMEN PENDIDIKAN MENUJU LULUSAN BERKUALITAS”

March 02, 2012 By: admin Category: Berita/News

viagra cheapviagra discountsviagra pfizerviagra refillwomen viagraviagra freeviagra adpfizer viagra50mg viagraviagra prescriptionspfizer viagraviagra alternativesviagra overnightwoman’s viagraviagra erectionflomax viagraviagra salesget viagra100mg viagraviagra 50substitute viagracheap viagraviagra storybuy viagraonline viagraviagra freealternative viagraviagra perscriptionviagra substitutealternative viagraviagra costinternet viagraviagra purchaseget viagraviagra prescriptionsafe viagracialis viagraviagra levitraorder viagracost viagracompare viagraviagra mexicoviagra tabletscompare viagrawomen viagraviagra womenviagra affiliatesafe viagraviagra alternativepharmacy viagraviagra erectionviagra womanviagra mexicowoman’s viagraordering viagraviagra femaleviagra genericviagra professionalviagra 100herbal viagraviagra forumnew viagracheap viagrawomen’s viagraorder viagraviagra womanherbal viagralevitra viagrabrand viagraviagra drugsdiscount viagrafemale viagraviagra discountpurchasing viagrageneric viagraviagra cialisviagra drugonline viagrapharmacy viagraviagra forumatenolol viagrawoman viagraviagra herbalviagra mailviagra genericviagra softviagra refillviagra onlineviagra pricesviagra perscriptionviagra pensatenolol viagraviagra researchnatural viagrablindness viagraviagra pricenatural viagraviagra pillspurchase viagraviagra discountviagra substitutesviagra sampleviagra tabletviagra substitutesviagra 50viagra 100wholesale viagrapurchase viagraflomax viagraviagra tabletcheapest viagraviagra substituteviagra canadadiscount viagraviagra saleviagra orderviagra discountsviagra alternativeordering viagraviagra pillviagra salecialis viagraviagra informationviagra naturalprice viagraviagra cialisviagra adblindness viagracost viagraviagra dosagesuper viagraviagra onlinebrand viagraviagra cheapestwholesale viagrafemale viagrasuper viagraviagra spamviagra spamviagra drugsviagra prescriptionimpotence viagrabuying viagraviagra pricesviagra naturalviagra womenviagra affiliateviagra prescriptionsviagra sampleviagra costviagra 50mgviagra 50mgpurchasing viagraviagra priceviagra femaleinternet viagra100mg viagraviagra fallsviagra professionalviagra herbsbuying viagraviagra softviagra pfizerviagra purchaseviagra pillviagra dosageviagra herbsviagra pensviagra tabletsviagra alternativesfree viagraviagra canadaviagra wholesaleviagra sales

Oleh : Arya Suta Wirawan *

Kuliah umum menjadi sesuatu yang penting bagi perguruan tinggi dalam mengawali tahun ajaran baru. Secara kuantitas, kuliah umum menjadi semacam indikator terhadap tingkat partisipasi sivitas akdemika di perguruan tinggi tersebut.  Sedangkan secara kualitas, kualitas umum menjadi semacam refleksi bagaimana perguruan tinggi itu menangkap setiap poin penting dari kuliah tersebut untuk dapat segera diimplimentasikan sesuai dengan visi misi perguruan tinggi yang disinkronkan dengan gagasan ideal tri dharma perguruan tinggi.

foto11

Pesan ini lah yang disampaikan oleh I Gusti Made Arya selaku moderator dari kuliah umum STAH Dharma Nusantara Jakarta (STAH-DNJ) yang bertajuk Manajemen Pendidikan Menuju Lulusan Berkualitas. Kuliah umum yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Pebruari 2012 tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yakni Ibu Dr.Ir. Illah Sailah, MS dan dibuka langsung oleh Ketua STAH DNJ Bapak Prof. Dr. Ir. I Made Kartika D., Dipl.-Ing. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengawali kuliah umumnya dengan memberikan semacam games yang diikuti oleh seluruh hadirin yang terdiri dari seluruh unsur, mulai dari Yayasan, Subdit Pendidikan Tinggi Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Senat dan Dewan Dosen, dan seluruh Mahasiswa STAH DNJ. Games yang menarik tersebut benar-benar melarutkan suasana dan secara sekejap Ibu Illah mampu menguasai audiens.

foto2

Ibu Illah memaparkan materi kuliahnya dengan sangat interaktif. Terlihat dari berbagai tayangan yang disampaikan yang tidak hanya bersifat informatif, namun juga bersifat reflektif dan motivatif. Paparan yang berjudul “Manajemen Perguruan Tinggi Menuju Lulusan Berkualitas” tersebut mengedepankan beberapa poin penting. Pertama, yang harus dilakukan sebuah perguruan tinggi jika ingin menghasilkan lulusan yang berkualitas  adalah menyatukan persepsi tentang apa itu kualitas. Secara internal seluruh jajaran mulai dari Ketua hingga tukang sapu harus memiliki kesamaan tentang apa itu kualitas. Kesamaan persepsi ini jelas mempengaruhi manajamen perguruan tinggi tersebut. Kedua,  bahwa secara internal harus ada lembaga yang memegang kendali terhadap terjaganya kualitas. Untuk sampai pada kondisi tersebut sebuah perguran tinggi harus memiliki Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang dapat menghadirkan data terkini tentang kondisi perguruan tinggi, yang tentunya harus segera siap dihadirkan jika tiba saatnya untuk pengevaluasian dan penilaian (akreditasi) oleh BAN PT. Ketiga, perguruan tinggi harus menyadari bahwa yang pengakuan kualitas secara real terhadap lulusan ada di masyarakat. Masyarakatlah yang menjadi user dari lulusan-lulusan perguruan tinggi, dan karena terjadi perubahan pola kehidupan dari jaman industrial ke jaman pos-industrial, maka seyogyanya sebuah lulusan perguruan tinggi harus memiliki tiga jenis komptensi yakni kompetensi umum (life skills, hard skills dan soft skills), utama (mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan di masyarakat sesuai dengan disiplin ilmunya) dan khusus (kemampuan khusus yang menjadi pembeda dengan lulusan lain, dan memiliki great of services). Tidak itu saja, sebuah perguruan tinggi harus jelas Body of Knowledge dan Core Competencynya.

foto3

Ibu Illah mengaharapkan agar STAH-DNJ bisa membangun masyarakat ilmiah di kampusnya. Masyarakat ilmiah yang dimaksud adalah sebuah kelompok atau komunitas yang jika saling bertemu tidak membicarakan hal-hal yang tidak penting seperti menggosip atau membicarakan hal-hal negatif lainnya, melainkan membahas sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan akademis dan bersifat kosntruktif (membangun) terhadap setiap anggota masyarakat tersebut. Karakter masyarakat ilmiah ini harus terus dibangun dengan mengedepankan lima poin, yakni 1) pembelajaran sepanjang hayat, 2) membangun organisasi pembelajar dengan menggeser cara berpikir dan berinteraksi, 3) berpikir kreatif, 4) berpikir analitis, 5) Jejaring hubungan dan kolaborasi. Semua poin tersebut harus dibagun secara berkelanjutan, bervariasi, melalui proses pembelajaran serta aktif dan menyenangkan.

Sebelum mengakhiri Kuliah Umum ini saudara moderator memberikan kesempatan bagi dua penanya untuk menyampaikan pertanyaan dan tanggapan. Beruntung bagi mahasiswa yang ketika itu bertanya karena mendapatkan hadiah dari Ibu Illah.

Kuliah umum diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Drs. I Wayan Budha, M.Pd. Pembacaan doa selesai, acara sepenuhnya diserahkan kepada MC yang saat itu pula memohon kepada Ibu Illah untuk tetap di tempat karena ada sesi foto bersama.

*Dosen STAH DN Jakarta

APLIKASI KOMPUTER UNTUK DUNIA GRAFIKA (PERKEMBANGAN KOMPUTER DI DUNIA GRAFIKA)

February 02, 2012 By: admin Category: Kewirausahaan

Oleh : Ketut Ulianta

Di dunia grafika komputer sangat penting karena telah menjadi bagian utama, baik pada tahap pracetak maupun pada tahap cetak.

Pada tahap pracetak yaitu tahap setting/Disain serta reproduksi. Sedangkan pada tahap cetak yaitu saat digunakan menghasilkan cetakan instan dan dalam oplag minimal (Digital Printing) dimana komputer tersebut dihubungkan dengan mesin CTP(Computer to Print) seperti : Docuprint maupun HP Indigo.

Pengolahan Image/Photo menggunakan perangkat keras komputer memerlukan perangkat lunak komputer diantaranya Program Aplikasi PhotoShop, Corel Photo Paint, Fractal Designer dan lain-lain.

Dengan soft ware tersebut dapat dilakukan editing photo, manipulasi photo, memberi efek-efek yang dibutuhkan untuk huruf maupun image.

Untuk cetakan yang menggunakan separasi warna software ini banyak digunakan dan bekerja sama dengan software grafis lainya seperti Macromedia Freehand, Coreldraw, Ilustrator, Adobe Pagemaker, Quark Express, In Design dan lain-lain.

Aplikasi Macromedia Freehand, Coreldraw, Ilustrator adalah program vektor grafis, digunakan untuk disain, menggambar grafis, logo, sedangkan aplikasi yang digunakan untuk perancangan publikasi dimana publikasi tersebut akan digabungkan dengan gambar grafis, photo/image serta disain serta logo lainnya menjadi satu kesatuan yang utuh dapat digunakan aplikasi Adobe Pagemaker, Quark Express maupun In Design. Dengan program aplikasi ini juga umum dilakukan penataan halaman buku, tabloid, majalah dan koran-koran. Pada tahap awal perkembangan komputer masuk di dalam dunia grafika hanya sampai pada tahap setting untuk menghasilkan huruf-huruf saja.

Untuk menggabungkan photo, gambar grafis dan lainnya dilaksanakan secara manual yang sebelumnya photo-photo tersebut diproses dengan sistem optik atau photografis dengan Camera Film vertikal atau enlarger (workflow plan 1).

gb1

Perkembangan berikutnya komputer telah mampu memadukan publikasi, gambar grafis & foto secara digital pada layar monitor. Bahkan komputer telah mampu untuk editing gambar. Pada tahap ini hasil rancangan yang sudah menjadi kesatuan yang utuh tadi di out put ke film, selanjutnya film tersebut diproses secara konvensional menjadi plate kemudian dicetak dengan mesin cetak konvensional (workflow plan 2).

gb2

Perkembangan komputer yang paling mutakhir saat ini telah mampu dan dimanfaatkan untuk mencetak publikasi yang telah menjadi kesatuan utuh dengan gambar grafis & foto yang telah di editing dan diberi efek sesuai disain yang dikehendaki, ke dalam mesin cetak digital (Computer to Print) yang kemudian dikenal dengan Digital Printing. Hasil cetak 95% sama hasilnya dengan kalau dicetak konvensional (Workflow plan 3).

gb3

Dies Natalis XVII

December 03, 2011 By: admin Category: Artikel Pendidikan

viagra drug interactionsviagra pillsviagra versus cialisviagra vs cialisviagra virusviagra 150 mgviagra informationviagra japanviagra like drugsviagra when to takeviagra dosesviagra yahooviagra under tongueviagra experiencesviagra canadaviagra going genericviagra generic nameviagra use in womenviagra in womenviagra horror storiesviagra 36 hoursviagra warningsviagra interactionsviagra adviagra youtubeviagra goldviagra hearing lossviagra voucherviagra in canadaviagra tipsviagra theme songviagra not workingviagra quotesviagra questionsviagra japanviagra shelf lifeviagra kidsviagra effects on womenviagra knock offsviagra virusviagra generic dateviagra urban dicviagra y alcoholviagra dependencyviagra next day deliveryviagra joint painviagra vasodilatorviagra dangersviagra ringviagra cialisviagra email virusviagra priceviagra storiesviagra los angelesviagra young ageviagra kick inviagra substituteviagra newsviagra kidneyviagra generic dateviagra headacheviagra ingredientsviagra when to takeviagra 25mgviagra buy onlineviagra alternativeviagra and blood pressureviagra original useviagra young peopleviagra interactionsviagra 300mgviagra eye problemsviagra off patentviagra 100mg reviewviagra doesn’t workviagra 2011viagra 30 pills 100mg eachviagra usage tipsviagra patent expirationviagra kullanimiviagra samplesviagra or cialisviagra vs levitraviagra generic nameviagra quadriplegicsviagra youngviagra free samplesviagra erectionviagra vs cialis priceviagra jokesviagra light switchviagra reviewsviagra expiration dateviagra 130 mgviagra za muskarceviagra 30 year old maleviagra 30sviagra horror storiesviagra and ecstacyviagra maximum doseviagra no prescription usaviagra from indiaviagra before and afterviagra y alcoholviagra overdoseviagra ingredientsviagra youtube channelviagra expirationviagra discount couponviagra vs. birth controlviagra and zocorviagra jet lagviagra overdoseviagra use in young menviagra recreational useviagra kick in timeviagra with dapoxetineviagra retail priceviagra juicingviagra 100 side effectsviagra generic onlineviagra effectsviagra before and afterviagra nitric oxideviagra commercial songviagra theme songviagra womenviagra you raise me upviagra 100viagra kick inviagra resultsviagra benefitsviagra under tongueviagra online prescriptionviagra dosageviagra with alcoholviagra durationviagra triangleviagra eye problemsviagra juicingviagra shelf lifeviagra no prescriptionviagra vs genericviagra lawsuitviagra soft tabsviagra online prescriptionviagra use directionsviagra zoloft interactionviagra you raise me upviagra and grapefruit

Jakarta, 1 Oktober 2011. Kesungguhan dan semangat serta ihklasnya, seluruh insan yang terlibat dalam acara Dies Natalis XVII dan Wisuda IX STAH DN Jakarta Pada tanggal 1 Oktober 2011 yang dirangkaikan dengan Upanayana serta Samawartana yang dilakukan sehari sebelumnya tanggal 30 September 2011 dengan menghadirkan wiku saksi terdiri dari 7 pandita sejabodetabek menumbuhkan jiwa dan semangat baru.

Acara Dies Natalis dan Wisuda kali ini berlangsung di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Jakarta Selatan. Sebelum acara formal dimulai pemangku matur piuning memohon kehadapan Hyang Widhi demi kelancaran acara ini. Diiringi dengan tabuh geguntangan yang dibawakan oleh sekehe geguntangan STAH DN Jakarta.

Kegiatan panitia menjelang acara dimulai penuh dengan dinamika persiapan berangsur-angsur tenang sesaat menjelang dimulainya acara inti Nampak Langkah-langkah cepat dan sigap untuk berusaha agar acara bisa dimulai sesuai dengan rencana. Serentak Kesibukan tersebut terhenti setelah semua dinyatakan siap dan acara  dinyatakan bisa dimulai.

Diawali dengan gemulai tarian penyambutan tamu undangan yaitu tari Pupanjali yang dibawakan oleh mahasiswi STAH Dharma Nusantara, menunjukkan kompetensinya bahwa tidak saja dalam bidang akademik dan keagamaan tapi juga terampil menari, mengolah gerak tubuh menjadi sesuatu yang indah dan seni dan dapat membuat suasana menjadi segar ceria dan mampu membawa vibrasi kebahagiaan seperti apa yang tengah dirasakan oleh para wisudawan-wisudawati dan keluarga sebagai hasil dari perjuangannya di bangku kuliah selama kurang lebih 4 tahun lamanya. Dengan segala suka dan duka, ditempuh dengan langkah pasti.

prosesi-sidang

Prosesi Pembukaan Sidang Terbuka Senat & Guru Besar STAH DN Jakarta

Peniupan Sunggu yang panjang dan menggema sebanyak tiga kali sebagai pertanda prosesi sidang Senat dan Guru Besar Terbuka STAH DN Jakarta dimulai, petugas pembawa bendera dan perlengkapan prosesi dengan gerak langkah tegap menuntun barisan Senat dan Guru Besar menuju podium dengan diiringi lagu khas sebagai lagu perjuangan kebebasan akademik, dengan judul Gaudemus Igitur. (”Karenanya marilah kita bergembira”) adalah lagu berbahasa Latin yang merupakan lagu komersium akademik dan sering dinyanyikan di berbagai negara Eropa. Di negara-negara Barat, lagu ini dinyanyikan sebagai anthem dalam upacara kelulusan. Melodi lagu ini terinspirasi oleh lagu abad pertengahan, bishop of Bologna ciptaan Strada. Liriknya sendiri mencerminkan semangat para pelajar yang tetap semangat meskipun dengan pengetahuan bahwa pada suatu hari nanti kita semua akan mati, seperti terangkum dalam bait pertama pada baris ke-4 dan yang lebih diperjelas lagi pada isi bait ketiga, yang mengandung arti kesadaran akan dekatnya kematian dengan kehidupan manusia di bumi ini. Suasana bertambah khidmat dengan suara paduan suara dengan bermutu dan berkualitas sebagai buah atas kegigihan latihan para personilnya yang diasuh pelatihnya dengan penuh keseriusan.

Team Paduan Suara Mahasiswa STAH DN Jakarta

Team Paduan Suara Mahasiswa STAH DN Jakarta

Lagu Indonesia Raya dikumandangkan di awal sebagai penghormatan anak bangsa kepada bangsa dan negaranya. Selanjutnya pembacaan Weda Vakya oleh duet mahasiswa yaitu I Ketut Sudarya dan Komang Agus.

Laporan Ketua Panitia penyelenggara Oleh I Ketut Ulianta. Dalam kesempatan ini dilaporkan beberapa hal terkait dengan dasar penyelenggaraan dan keseluruhan rangkaian acara termasuk penyelenggaraan wiku saksi, guru daksina yang menghadirkan para pandita sejabodetabek saat upacara Upanayana dan Samawartana sehari menjelang pelaksanan Wisuda. Wisudawan dan wisudawati yang dilantik sebanyak 39 mahasiswa. Dilaporkan pula yang mengikuti Upanayana yaitu 54 orang mahasiswa S1 dan 23 orang karya siswa S2 yang pelaksanaannya bertempat di Pura Aditya Jaya Rawamangun Jakarta Timur.

Laporan Ketua Panitia Penyelenggara Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta

Laporan Ketua Panitia Penyelenggara Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta

Usai laporan ketua panitia, himne STAH DN Jakarta, dikumandangkan kembali oleh Group paduan suara dengan iringan melodi dan nampak Dirigen dengan gerak yang tangkas, sigap dan tegas memimpin peserta paduan suara.

Orasi Ilmiah yang singkat padat dan jelas selama 15 menit, mengetengahkan tema “Rekonstruksi Pendidikan Hindu di Indonesia oleh Prof.Dr. I Made Titib, Ph.D yang saat ini menjabat sebagai Rektor IHDN Denpasar.

Dilanjutkan dengan Pelantikan Wisudawan-wisudawati. Perlahan-lahan dengan langkah pasti satu persatu wisudawan menuju podium untuk dilantik oleh Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta Prof. Dr. Ir. I Made Kartika Dhiputra, Dipl.-Ing. Pada saat yang sama seluruh wisudawan menerima Ijazah dan Akta 4 (Empat). Suasana haru bercampur bahagia tercermin nampak pada wajah para wisudawan, bahwa inilah saatnya kebahagiaan hasil perjuangan selama ini di bangku kuliah. Gemblengan, tantangan, tugas, masalah semua dapat teratasi dengan kegigihan dan ketekunan tanpa mengenal putus asa.

Pelantikan Wisudawan/Wisudawati Oleh Ketua STAH DN Jakarta

Pelantikan Wisudawan/Wisudawati Oleh Ketua STAH DN Jakarta

Janji Wisudawan dibacakan oleh dua perwakilan mahasiswa dan mahasiswi yaitu yang diikuti secara serentak oleh seluruh wisudawan dan wisudawati, kemudian Kesan dan Pesan Wisudawan yang dibawakan oleh seorang wakil wusudawan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Kendi Ilmu Pengetahuan sebagai lambang mengalirnya terus menerus Ilmu pengetahuan tanpa henti dari generasi ke generasi, agar tak henti-hentinya kita belajar dan selalu berkesinambungan. Kendi ini diserahkan kepada mahasiwa baru oleh perwakilan wisudawan.

Lagu Bagimu Negeri mengingatkan bahwa kita harus berbuat untuk negeri sesuai swadarma masing-masing.

Sambutan Ketua STAH DN Jakarta

Sambutan Ketua STAH DN Jakarta

Sambutan-sambutan yang diawali dengan sambutan dari Ketua STAH DN Jakarta. Dalam sambutannya Ketua STAH DN Jakarta mengungkapkan bahwa STAH Dharma Nusantara Jakarta, dalam merambah sejarah proses Pendewasaan Institusional dan Eksistensi Kelembagaan dalam 3 tahun terakhir ini dapat dikatakan mengalami perkembangan yang sangat pesat dan signifikan, yaitu berawal dari telah dicapainya status : “TERAKREDITASI B sesuai ketetapan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan suratnya No.: 011/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 tertanggal 29 Mei 2009, sehingga diberikan kewenangan untuk melaksanakan ujian-ujian bagi Program Strata S1 PS Pendidikan Agama Hindu, yaitu ujian secara mandiri, tidak lagi mengikuti ujian Negara, serta kewenangan untuk menerbitkan atau memberikan Ijasah Kesarjanaan bagi lulusannya, secara mandiri juga, yaitu ijasah dikeluarkan dan ditanda tangani oleh Ketua STAH DNJ dan diketahui oleh Dirjen Bimas Hindu. Hal ini tentunya telah memacu peningkatan kompetensi, semangat serta kepercayaan diri dalam pengabdian bagi segenap Sivitas Akademika STAH Dharma Nusantara Jakarta, dan bahkan semangat ini menjadi lebih efektif dan terarah setelah STAH Dharma Nusantara Jakarta diberikan kepercayaan oleh Dirjen Bimas Hindu sebagai tuan rumah penyelenggaran ”Temu Karya Ilmiah dan Lomba Keterampilan Akademik Perguruan Tinggi Agama Hindu”, yang diikuti oleh peserta dari 11 PERTI Hindu seluruh Indonesia dan telah sukses pelaksanakannya pada tanggal 19 s/d 21 Juli 2011 di Hotel Redtop Jakarta.

Ketua STAH dalam sambutannya juga menghimbau Sebagaimana harapan dari para tokoh umat Hindu yang merasa terpanggil dan ”Jengah” khususnya dalam masalah Peningkatan kualitas SDM Hindu, maka dalam wacana penyusunan Grand Design, yang telah disampaikan kepada Parisada Hindu Dharma Indonesia, sebagai masukan dalam Mahasabha ke X nanti (bulan Oktober 2011), tersirat bahwa, peningkatan kualitas “Sumber Daya Manusia Hindu Indonesia yang Cerdas dan Religius” hanya melalui proses pendidikan yang berkelanjutan. Andaikan hal tersebut dapat di-Akomodir dan mudah-mudahan dapat menjadi salah satu Program Kerja PHDI, maka dengan segala hormat mohon bantuan dan partisipasi nyata, disamping doa restunya, sehubungan dengan segera dilaksanaka pembangunan Kampus Baru STAH Dharma Nusantara Jakarta yang rencananya akan dimulai tahun ini, yaitu diatas lahan tanah yang telah di persiapkan oleh pihak Yayasan Dharma Nusantara saat ini, atas prakarasa bapak Ir. IGK. Suena dibantu oleh bapak Ir Putu Suarsana, yang telah mempersiapkan lahan tanah seluas sekitar 1,7 Ha didaerah Parung, Bogor Jawa Barat. Sedangkan Pembangunan Gedungnya adalah atas dana bantuan “Pengembangan Sarana Prasarana” dari pemerintah cq Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, terkait dalam program pembinaan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu di Indonesia, sehingga mudah-mudahan dalam tahun depan nanti, 2012, Identitas Eksistensi STAH Dharma Nusantara akan terbentuk, dan semoga “Brand Image yang baik” bagi STAH Dharma Nusantara Jakarta sebagai satu-satunya lembaga Pendidikan Tinggi Agama Hindu yang Berwibawa dan Kompetens di Jakarta / Jabodetabek akan segera terwujud nyata.

Juga diungkapkan bahwa untuk menyelaraskan dan merealisasikan Tujuan dalam Visi dan Misi, STAH Dharma Nusantara Jakarta: “VIDYA-VIJÑ?NA-VIDVAN”, dan pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka pada hari ini, STAH Dharma Nusantara Jakarta akan menanda tangani Kesepakatan Bersama dengan beberapa Perguruan Tinggi Hindu di Indonesia yang masing-masing dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) sebagai Payung Kerjasama Antar Perguruan Tinggi Hindu di Indonesia, sehingga semua pihak akan dapat memanfaatkan jejaring landasan kerjasama ini dalam merealisasikan : Relevansi dan Ciri Khusus Kompetensi Kelulusan bagi masing-masing Perguruan Tinggi terkait dalam Expected Learning Outcome yang sesuai dengan Paradigma Baru Pengembangan dan Penataan Perguruan Tinggi masing-masing secara berkelanjutan, semoga komitmen ini dapat mewujudkan PADMA BHUANA dibumi Nusantara ini sebagai Kebersamaan dalam Pengabdian : Abhipraya Mahadibya Satyam Wacanam - Satyam Laksanam“,

Diakhir sambutannya Ketua STAH mengucapkan Selamat dan Sukses kepada para Wisudawan/Wisudawati beserta keluarga yang berbahagia atas keberhasilan mereka menyandang gelar S.Pd.H., maka mulai saat ini teruskanlah cita-cita Saudara semua sebagai Duta Agama Hindu dalam mencerahkan dan meningkatkan Sradha - Bhakti umat Hindu melalui Dharma Sadhana di Bumi Nusantara berpedoman pada “NALAR , NALURI DAN NURANI” serta “NIAT BAIK”, dan jangan pernah melupakan Almamater Saudara.

Terimakasih juga disampaikan terima kasih kepada Para Pandita/Sulinggih yang berkenan sebagai Manggala Upacara maupun Wiku Saksi dalam acara Upanayanam dan Samawartanam; kepada Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Bapak Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna MS yang dengan penuh ketulusan telah memberi dukungan moril maupun materiil dalam memajukan STAH Dharma Nusantara Jakarta; begitu juga kepada segenap Pengurus Yayasan Dharma Nusantara, para Guru Besar, Dosen dan Staf Akademik / non Akademik serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas kerja keras dan tim work-nya yang baik sehingga Upacara Dies Natalis ke XVII dan Wisuda ke IX, dapat berlangsung sehidmat dan semeriah ini di Gedung Auditorium Bina Karna Lt I – Hotel Bumi Karsa Bidakara, Jakarta yang megah ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa Asung krtha war?nugraha dalam membimbing kita semua menuju tercapainya Kesempurnaan Hidup.

Penanda Tanganan MoU antara Pimpinan Perti Hindu dengan STAH DN Jakarta

Penanda Tanganan MoU antara Pimpinan Perti Hindu dengan STAH DN Jakarta


Usai sambutan Ketua STAH DN Jakarta, dilangsungkan penandatangan MoU antara STAH Dharma Nusantara dengan Perguruan Tinggi Agama di Indonesia antara lain dengan STKIP Tampung Penyang Palangkaraya, Universitas Hindu Indonesia Denpasar, STAH Gde Puja Mataram, IHDN Denpasar, STAH Dharma Sentana Palu, STHD Klaten  dan diketahui oleh Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna MS. Seluruh Ketua dan Rektor yang hadir dan menandatangani MoU tersebut berturut-turut adalah Prof. Dr. I Made Kartika Dhiputra, Dipl.-Ing (STAH DN Jakarta), Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil. (Ketua STKIP Tampung Penyang Palangkaraya) Prof. Dr. IBG. Yudha Triguna, MS. (Rektor UNHI Denpasar), Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D (Ketua STAH N Gde Puja Mataram), Prof. Dr. I Made Titib, Ph.D (Rektor IHDN Denpasar), Sunarto, S.Ag., M.Si (Ketua STHD Klaten)  dan Prof. Dr. Ir. I Made Antara, MP (Ketua STAH Dharma Sentana Palu). Usai penandatangan MoU dilanjutkan dengan sambutan tertulis dari ketua Yayasan Dharma Nusantara.

Ketua Umum Yayasan Dharma Nusantara IGK. Suena dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kesuksesan lembaga STAH DN untuk ikut dalam upaya pencerdasan umat. Dengan adanya wisuda berarti tahap-tahap proses pendidikan sebagaimana yang diisyaratkan oleh peraturan dan perundangan yang berlaku secara formal telah dijalankan oleh STAH hingga akhirnya seluruh mahasiswa pada jenjang tersebut dapat sampai pada tahap akhir dari proses yang diisyaratkan.

Dalam sambutannya ketua Yayasan juga mengajak dan mengingatkan bahwa kewajiban bagi seluruh umat untuk ikut serta berpartisipasi dan peduli terhadap upaya pembinaan anak-anak dalam menyiapkan mereka menjadi generasi penerus masa depan Hindu. Dengan kata lain tugas ini adalah tugas bersama yang harus di emban secara bersama-sama, bukan semata-mata tugas STAH dan Yayasan, oleh karena itu diharapkan umat sedharma untuk “Melu Handerbeni/ikut merasa memiliki, mempersatukan tekad dan upaya untuk bersama-sama mengemban amanat yang mulia ini.

Diakhir sambutanya disampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan dalam menjalani seluruh proses yang panjang seraya berpesan bahwa teruslah belajar dan menerapkan ilmu yang diperoleh karena sesungguhnya universitas yang sebenarnya adalah dimasyarakat dalam hidup kita.

Sambutan Dirjen diawali dengan pujian secara tulus diberikan kepada team paduan suara yang telah menunjukan kesungguhan dan prestasinya dalam acara ini sehingga menghasilkan karya maksimal walaupun itu bukanlah bidangnya. Beliau menggaris bawahi, kalau kita rajin latihan dan semangat untuk itu walaupun bukan bidangnya pasti bisa juga berbuat maksimal bahkan berprestasi.

Sambutan Dirjen Bimas Hindu

Sambutan Dirjen Bimas Hindu

Beliau juga memberikan apresiasi kepada STAH Dharma Nusantara yang telah mengambil inisiatif untuk melakukan kerja sama antar perguruan tinggi Hindu di Indonesia dengan memanfaatkan momentum wisuda ini untuk mengadakan penanda tanganan MoU antara perguruan tinggi Hindu dengan STAH DN Jakarta untuk dapat dijadikan dasar dalam merealisasikan kerja sama baik dibidang Pendidikan dan Pembelajaran, Penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Diakhir sambutannya Dirjen mengucapkan selamat kepada Wisudawan dan Wisudawati semoga dengan meraik gelar Sarjana Pendidikan Agama Hindu (S.Pd.H) ini dapat berkecimpung dalam dunia pendidikan, serta dapat mengabdikan diri dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama.

Setelah dipanjatkan mantram doa penutup oleh Halfian salah seorang mahasiswa STAH asal Sunda, prosesi penutupan Sidang Terbuka Senat dan Guru Besar STAH Dharma Nusantara Jakarta ditutup kembali oleh Ketua Senat dengan Mengetuk Palu sidang sebanyak 3 kali, iring-iringan bendera, bedel dan Para Senat dan Guru Besar meninggalkan Podium

Acara diakhir dengan ramah-tamah tamu undangan para wisudawan, foto bersama dan makan siang bersama. Suasana menjadi bertambah ceria dengan alunan lagu-lagu bernada ceria mengiringi suasana makan siang bersama. Berangsur-angsur suasana kegembiraan terbawa ke rumah masing-masing tepat pukul 13.00 Wib sesuai waktu yang disediakan oleh pengelola gedung, dan ……susana bahagia, gembira, haru semoga bukan merupakan hal yang akhir tapi sebagai batu pijakan melanjutkan kehidupan yang lebih baik dalam menatap masa depan

DIES NATALIS XVII DAN WISUDA IX STAH DHARMA NUSANTARA JAKARTA

September 26, 2011 By: admin Category: Pengumuman

card

Outbound STAH DN Jakarta, di Pulau Situ Gintung Tangerang Banten

September 08, 2011 By: admin Category: Berita/News

Oleh : atnailu

Outbound STAH DN Jakarta, 4 Oktober 2011, Pulau Situ Gintung Tangerang Banten

Outbound STAH DN Jakarta, 4 Oktober 2011, Pulau Situ Gintung Tangerang Banten

Bertempat di Pulau Situ Gintung Tangerang Banten pada tanggal 4 September 2011, civitas akademika STAH DN Jakarta, outbound sebagai rangkaian acara ospek mahasiswa baru T.A. 2011/2012 yang dilakukan sehari sebelumnya dengan agenda kegiatan pengenalan kampus dan pembekalan. Kegiatan outbound diikuti seluruh civitas akademika STAH DN Jakarta dan Mahasiswa Baru. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah menumbuhkan semangat kerja sama antara komponen dalam organisasi yang tergabung dalam civitas agar  solid dan didasarkan pada saling pengertian, kerja sama, koordinasi, menghargai perbedaan, sikap mengutamakan tugas daripada kepentingan pribadi. Dan meyakini bahwa keberhasilan merupakan buah dari kerjasama dan kebersamaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta, Prof. Dr. Ir. I Made Kartika D., Dipl.-Ing, yang ditandai dengan penembakan balon. Dalam pengarahannya beliau menekankan agar seluruh peserta mampu mengambil manfaat dari kegiatan ini, dapat menghilangkan rasa ego, bisalah merasa bahwa diri ini memiliki kekurangan maupun kelebihan dan buanglah perasaan merasa bisa. Kegiatan ini ditutup oleh Pembantu Ketua III STAH DN Jakarta bidang Kemahasiswaan dr. I Ketut Lilamurti, S.Ag., Sp.A. Menurut Puket III bahwa acara ini sangat bermanfaat dalam rangka menumbuhkan kebersamaan, dan juga menjaga kesehatan karena di dalamnya disamping ada gerakan-gerakan yang mampu di ikuti oleh semua peserta juga menimbulkan rasa senang dan senam jasmani dan rohani. Kata akhir disampaikan ucapan terima kasih kepada team Trustco yang bertindak sebagai trainer dalam acara ini serta mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan selama kegiatan. Secara resmi kegiatan ditutup pada pukul 4.30 WIB dengan berfose bersama.

Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta T.A. 2011

September 08, 2011 By: admin Category: Pengumuman

logo-stah

Dies Natalis XVII & Wisuda IX STAH DN Jakarta T.A. 2011

akan diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2011

Bertempat di Auditorium Binakarna, Hotel Bumikarsa, Bidakara

Jl. Gatot Subroto, Kav.71 - 73 Pancoran Jakarta Selatan

Mata Kuliah Pilihan: Strategi Alternatif Membangun Mutu dan Karakter Mahasiswa

August 31, 2011 By: admin Category: Artikel Pendidikan

Oleh: I Gusti Made Arya Suta Wirawan, S.Hum*

arya-copyKebijakan desentralisasi yang diterapkan dalam kerangka menciptakan good governance mensyaratkan adanya partisipasi seluruh stakeholders dalam proses pembangunan daerah yang meliputi pembangunan politik, ekonomi, sosial, budaya dan juga agama. Salah satu lembaga yang bisa menjadi garda depan dalam pembangunan ini adalah perguruan tinggi. Peran perguruan tinggi menjadi sangat penting karena lewat lembaga inilah pembangunan bisa dijalankan dalam bentuk yang partisipatif. Melalui pembangunan yang partisipatif, diharapkan perencanaan pembangunan dapat mengakomodasi sebanyak mungkin aspirasi masyarakat, sehingga hasil perencanaan tersebut dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya terlibat pada saat pelaksanaan suatu program, tetapi sejak tahap awal perumusan dan perencanaan program-program tersebut.

Read the rest of this entry →